Waktu- Waktu Shalat

Waktu- Waktu Shalat

Waktu- Waktu Shalat

Waktu- Waktu Shalat

  1. Shalat Zhuhur

Secara bahasa Zhuhur belarti waktu zawal yaitu waktu tergelincirnya matahari (waktu matahari bergeser dari tengah-tengah langit) menuju arah tenggelamnya (barat). Shalat Zhuhur adalah shalat yang di kerjakan ketika waktu juhur telah masuk. Shalat Zhuhur disebut juga shalat uulaa, karena shalat pertama kali dikerjakan Nabi saw bersama Jibril. Disebut juga shalat hijriyah.

Awal waktu shalat Zhuhur adalah ketika matahari telah bergeser dari tengah langit menuju arah tenggelamnya (barat), hingga bayangan seseorang sebagainama tingginya selama sebelum masuk waktu Ashar.

Akhir waktu shalat Zhuhur, para ulama berselisih mengenai akhir waktu Zhuhur namun pendapat yang lebih tepat dan ini adalah pendapat Jumhur/mayoritas ulama adalah hingga panjang bayangan-bayangan seseorang semisal dengan tingginya ( masuknya waktu ashar).

  1. Shalat Ashar

Ashar secara bahasa diartikan sebagai waktu sore hingga matahari memerah yaitu akhir dari dalam sehari. Shalat Ashar adalah dimulai dari ketika bayangan benda sama panjang dengan benda tersebut sampai menguningnya matahari di ufuk barat.

  1. Shalat Maghrib

Secara bahasa Maghrib berarti waktu dan arah tempat tenggelammnya matahari. Shalat Maghrib adalah shalat yang dilaksanakan pada waktu tenggelamnya matahari.

Awal waktu shalat Maghrib adalah ketika matahari telah tenggelam hingga matahari benar-benar tenggelam sempurna. Para ulama berbeda pendapat mengenai akhir waktu Magrib.

  1. Shalat Isya

Isya adalah sebuah nama untuk saat awal langit mulai gelap (setengah maghrib) hingga sepertiga malam yang awal. Shalat Isya disebut demikian  karena dikerjakan pada waktu tersebut. Para ulama sepakat bahwa awal waktu shalat Isya adalah jika telah hilang sinar merah di langit. Sedangkan akhir waktu shalat Isya para ulama berselisih pendapat.

  1. Shalat Subuh/Fajar

Fajar secara bahasa berarti cahaya putih. Shalat Fajar disebut juga sebagai shalat Subuh dan shalat Ghodah. Fajar ada dua jenis yaitu ajar pertama (fajar kadzib) yang merupakan pancaran sinar putih yang mencuat ke atas kemudian hilang dan setelah itu langit kembali gelap. Fajar kedua adalah fajar shodiq yang merupakan cahaya putih yang memanjang diarah ufuk, cahaya ini akan terus-menerus menjadi lebih terang hingga terbit matahari.

Para ulama sepakat bahwa awal shalat subuh dimulai sejak terbitnya fajar kedua/fajar shodiq. Para ulama juga sepakat bahwa akhir shalat fajar dimulai sejak terbitnya matahari.


Sumber: https://ppidkabbekasi.id/go-weather-forecast-apk/