Usut Pengakuan Anggota BPK Soal Cek Rp 550 Juta

Usut Pengakuan Anggota BPK Soal Cek Rp 550 Juta

Usut Pengakuan Anggota BPK Soal Cek Rp 550 Juta

Usut Pengakuan Anggota BPK Soal Cek Rp 550 Juta
Usut Pengakuan Anggota BPK Soal Cek Rp 550 Juta

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

akan menindaklanjuti pengakuan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) TM Nurlif bahwa ia menerima traveller’s cheque (TC) senilai Rp 550 juta. Pengakuan itu diungkapkan di persidangan terdakwa Hamka Yandhu pada Senin (22/3/2010) “Setiap informasi di persidangan akan ditindaklanjuti,” kata Juru Bicara KPK Johan Budi SP di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Selasa (23/3/2010).

 

Penerimaan cek tersebut dilakukan Nurlif

saat menjabat sebagai anggota Komisi IX DPR dari Fraksi Partai Golkar. Saat itu, Nurlif menerima 11 cek pelawat yang diberikan oleh Wakil Ketua Kelompok Fraksi (Poksi) Partai Golkar di Komisi IX, Hamka Yandhu.Dalam keterangannya di persidangan Selasa (22/3/2010) kemarin.

 

Nurlif mengaku menerima cek tersebut

namun tidak berhubungan dengan pemilihan Miranda S Goeltom sebagai Deputi Gubernur Senior (DGS) BI. Meski diterima setelah pemilihan, Nurlif merasa cek itu semata-mata murni pemberian Hamka sebagai teman.Di akhir persidangan, Nurlif juga mengaku sudah mengembalikan uang senilai Rp 550 juta tersebut ke KPK.

Baca Juga :