TIPE-TIPE KELUARGA

TIPE-TIPE KELUARGA

TIPE-TIPE KELUARGA

TIPE-TIPE KELUARGA
TIPE-TIPE KELUARGA

1. Tradisional

a. The nuclear family ( keluarga inti )
Keluarga yang terdiri dari suami,istri dan anak kandung ( anak adopsi )
b. The dayd family
Keluarga yang terdiri dari suami dan istri ( tanpa anak ) yang hidup bersama dalam satu rumah.
c. Keluarga usila
Keluarga yang terdiri dari suami istri yang sudah tua dengan anak yang sudah memisahkan diri
d. The childless family
Keluarga tanpa anak karena terlambat menikah dan untuk mendapatkan anak terlambat waktunya, yang disebabkan karena mengejar karir/pendidikan yang terjadi pada wanita
e. The extended family ( keluarga luas/besar )
Keluarga inti ditambah dengan keluarga lain yang mempunyai hubungan darah,misalnya kakek,nenek,bibi dan paman.
f. The single-parent family ( keluarga duda/janda )
Keluarga yang terdiri dari satu orang tua ( ayah/ibu ) dengan anak. Hal ini terjadi biasanya melalui proses perceraian,kematian dan ditinggalkan ( menyalahi hukum pernikahan )
g. Commuter family
Kedua orang tua yang bekerja dikota yang berbeda, tetapi salah satu kota tersebut sebagai tempat tinggal dan kedua orang tua yang bekerja diluar kota bisa berkumpul pada anggota keluarga pada saat akhir pekan ( week-end )
h. Multigenerational family
Keluarga dengan beberapa generasi atau kelompok umur yang tinggal bersama dalam satu rumah.
i. Kin-network family
Beberapa keluarga inti yang tinggal dalam satu rumah atau saling berdekatan dan saling menggunakan barang-barang dan pelayanan yang sama. Misalnya : dapur,kamar mandi,televisi,telepon dll
j. Blended family
Keluarga yang dibentuk oleh duda atau janda yang menikah kembali dan membesarkan anak dari perkawinan sebelumnya.
k. The single adult living alone / single-adult family
Keluarga yang terdiri dari orang dewasa yang hidup sendiri karena plihannya atau perpisahan (seperasi),seperti : perceraian atau ditinggal mati.

Baca Juga: https://www.pendidik.co.id/fungsi-lembaga-keluarga/

2. Non tradisional

a. The unmarried teenage mother
Keluarga yang terdiri dari orang tua ( terutama ibu ) dengan anak dari hubungan tanpa nikah.
b. The stepparent family
Keluarga dengan orang tua tiri.

c. Commune family
Beberapa pasangan keluarga ( dengan anaknya ) yang tidak ada hubungan saudara,yang hidup bersama dalam satu rumah, sumber dan fasilitas yang sama, pengalaman yang sama, sosialisasi anak dengan melalui aktivitas kelompok / membesarkan anak bersama.
d. The nonmarital heterosexual cohabiting family
Keluarga yang hidup bersama berganti –ganti pasangan tanpa melalui pernikahan.
e. Gay and lesbian families
Seseorang yang mempunya persamaan sex hidup bersama sebagaimana pasangan suami-istri ( marital partners )
f. Cohabitating couple
Orang dewasa yang hidup bersama diluar ikatan perkawinan karena beberapa alasan tertentu.
g. Group-marriage family
Beberapa orang dewasa yang menggunakan alat-alat rumah tangga bersama, yang merasa telah saling menikah satu dengan yang lainnya, berbagi sesuatu termasuk sexual dan membesarkan anaknya.
h. Group network family
Keluarga inti yang dibatasi oleh set aturan/nilai-nilai,hidup berdekatan satu sama lain dan saling menggunakan barang-barang rumah tangga bersama, pelayanan dan bertanggung jawab membesarkan anaknya.
i. Foster family
Keluarga menerima anak yang tidak ada hubungan keluarga/saudara dalam waktu sementara,pada saat orang tua anak tersebut perlu mendapatkan bantuan untuk menyatukan kembali kelurga yang aslinya.
j. Homeless family
Kelurga yang terbentuk dan tidak mempunyai perlindungan yang permanen karena krisis personal yang dihubungkan dengan keadaan ekonomi dan atau prolem kesehatan mental.
k. Gang
Sebuah bentuk kelurga yang destruktif, dan orang-orang muda yang mencari ikatan emosional dan kelurga yang mempunyai perhatian, tetapi berkembang dalam kekerasan dan kriminal dalam kehidupannya.