Subjek Pajak Bumi dan Bangunan

Subjek Pajak Bumi dan Bangunan

Pajak bumi dan bangunan dikenakan atas bumi atau bangunan. Subjek pajak bumi dan bangunan adalah orang atau badan yang secara nyata mempunyai suatu hak atas bumi,dan memperoleh manfaat atas bumi, dan menguasai atau memperoleh manfaat atas bangunan. Dengan demikian, subjek pajak tersebut menjadi wajib pajak bumi dan bangunan.

Jika subjek pajak dalam waktu yang lama berada diluar wilayah letak objek pajak sedangkan peralatannya dikusakan kepada orang atau badan, orang atau badan yng diberi kuasa dapat ditunjuk sebagi wajib pajak oleh direktur jenderal pajak.

Namun penunjukan tersebut bukan merupakan bukti kepemilikan. Subjek pajak yag ditetapkan seperti pada contoh diatas dapat memberikan keterangan secara tertulis kepada direktur jenderal pajak bahwa ia bukan wajib pajak terhadap objek pajak yang dimaksud. Apabila keterangan yang diajukan oleh wajib pajak disetujui, maka direktur jenderal pajak membatalkan sebagai wajib pajak dalam jangka waktu satu bulan sejak diterimanya surat keterangan tersebut.


  1. Tarif Pajak Bumi dan Bangunan

Tarif pajak yang dikenakan atas objek pajak adalah 0,5% dan jenis tariff ini disebut sebagai tariff tunggal yang berlaku bgi objek pajak jenis apapun diseluruh wilayah idonesia. Trif efektif pajak bumi dan bangunan adlah 0,1% untuk ojek yang nilai jual objek pajak (NJOP) kurang dari 1 milyar dan 0,2% untuk objek yang nilai jual objek pajak (NJOP) sama diatas  milyar.

Dasar perhitungan pajak bumi dan bangunan

baca juga :

Aircraft Combat 1942 Apk + Mod (a lot of money) V1.1.3