Sistem Saraf

Table of Contents

Sistem Saraf

Sistem saraf adalah bagian dari tubuh manusia yang mengkoordinasi respon tubuh terhadap lingkungannya dan memberikan sinyal kepada tubuh untuk bergerak. Seluruh sistem saraf pada manusia dikendalikan di sistem saraf pusat yang berada pada otak manusia. Sistem saraf pusat mengatur respon gerak baik gerakan biasa maupun gerak refleks. Sistem saraf terdiri dari sel-sel saraf. Satu sel saraf terdiri dari beberapa bagian seperti dendrit, badan sel, nukleus, neurit, selubung mielin, sel schwann, nodus ranvier, dan sinapsis. Berikut adalah beberapa fungsi sistem saraf pada manusia:

  1. Menerima rangsangan dari panca indera.
  2. Menghantarkan rangsangan (impuls) ke sistem saraf pusat.
  3. Memberikan tanggapan atas rangsangan tersebut.
  4. Mengendalikan gerakan tubuh sadar.
  5. Mencegah tubuh terkena bahaya (seperti panas dan benda tajam) dengan gerak refleks.

Sistem Endokrin

Sistem endokrin adalah sekumpulan kelenjar organisme yang mensekresi hormon langsung ke darah melalui sistem sirkulasi untuk dibawa menuju organ tujuan. Beberapa kelenjar pada sistem endokrin pada manusia adalah kelenjar pituitari, kelenjar pineal, pankreas, hipotalamus, kelenjar adrenal, testis, ovarium, kelenjar tiroid, dan kelenjar paratiroid. Berikut adalah beberapa fungsi sistem endokrin pada manusia:

  1. Menghasilkan hormon dan mengedarkannya ke organ/jaringan tujuan melalui sistem peredaran darah.
  2. Merangsang aktivitas tubuh
  3. Mengendalikan aktivitas tubuh.
  4. Mengatur proses metabolisme
  5. Merangsang pertumbuhan jaringan
  1. Sistem Imun

Sistem imun atau sistem kekebalan tubuh adalah pusat sistem pertahanan tubuh yang melindungi tubuh dari penyakit. Organ penyusun sistem kekebalan tubuh pada manusia adalah sumsum tulang, kelenjar timus, limpa, kelenjar getah bening, adenoid, dan amandel. Sedangkan sel-sel yang berperan sebagai alat pertahanan tubuh adalah sel-T, sel natural killer, sel-B, granulosit, makrofag, dan sel dendritik. Berikut adalah beberapa fungsi sistem imun pada manusia:

  1. Melindungi tubuh dari bibit penyakit.
  2. Menghilangkan sel mati untuk regenerasi jaringan.
  3. Menghancurkan substansi asing pada tubuh.
  4. Menetralisir racun yang dikeluarkan mikroorganisme asing.

SUmber: https://www.gurupendidikan.co.id/jasa-penulis-artikel/