Sinopsis Resident Evil Afterlife 3D

Sinopsis Resident Evil Afterlife 3D

Sinopsis Resident Evil Afterlife 3D

Sinopsis Resident Evil Afterlife 3D
Sinopsis Resident Evil Afterlife 3D

Dunia yang sudah dirusak oleh infeksi virus, Alice (Milla Jovovich)

meneruskan perjalanan untuk menemukan korban yang masih selamat dari wabah T- Virus dan memimpin mereka ketempat yang aman. Pertempuran mematikan-nya dengan Umbrella Corporation mencapai puncak, tapi Alice mendapat bantuan tak terduga dari seorang teman lama [klon’nya] yang berhasil survive. Sebuah petunjuk baru yang menjanjikan sebuah tempat aman dari kematian dan membawa mereka ke Los Angeles. Ketika Alice dan rekan-klon’nya hendak melangkah ke dalam perangkap mematikan, karna ketika mereka tiba kota tersebut dipadati oleh ribuan zombie. Apakah Alice dan klonnya bisa selamat dari para zombie dan peminmpin Umbrella Corporation?

 

Resensi Film

Menyaksikan film ini memang sebuah agenda saya. Selain karena menyukai game-nya, trilogi film sebelumnya pun ciamik. Apalagi mendapatkan tiketnya agak ‘butuh perjuangan’ karena rupanya banyak peminatnya. Namun jujur saja, saya agak kecewa saat menyaksikannya. Karena sang sutradara membawa film ini seakan menjadi bayangan dari trilogi “The Matrix”. Kenapa?

Yaaah, agak-agak spoiler alert! seperti biasanya, tapi sudahlah… Rasa kecewa yang agak tadi karena eksploitasi slow motion yang menurut saya berlebihan. Apalagi ada beragam gerakan dari Alice dan Claire yang sangat mirip dengan Neo. Sebutlah seperti menembak dengan dua tangan sambil berlari atau berkelahi sambil menapaki dinding.
Toh, bagi penyuka film action yang menampilkan banyak adegan tembak-menembak dan ledakan, film ini akan terasa memanjakan. Walau saya juga kecewa dengan kurangnya nuansa horror di sekuel keempat ini. Padahal, harusnya film ini ‘horror bangeet’.

Dibuka dengan adegan para sniper di Tokyo

berkomunikasi dengan bahasa Jepang, sedang berupaya menembaki ‘undead’ atau zombie. Wabah telah menyebar ke seluruh dunia, dan hampir tak ada lagi manusia yang hidup. Para sniper itu pun kemudian gugur diserang. Dan seperti biasa, jauh di bawah tanah, terdapat markas Umbrella Corporation. Bagi yang belum tahu, ini adalah perusahaan pembuat T-virus yang menyebabkan mutasi manusia menjadi zombie.

 

Berlanjut hingga menembus pertahanan markas Umbrella.

Akan tetapi, kita akan terkejut ternyata yang menyerang bukan zombie, melainkan Alice. Ini adalah mutan hasil proyek Umbrella juga, yang tujuan awalnya adalah membuat prajurit super. Dalam sekuel ketiga, Resident Evil: Extinction, Alice diberitakan berhasil menguasai para kembarannya yang memang sengaja dibuat oleh Umbrella. Dan kini Alice-Alice itu menyerbu markas Umbrella di tiap kota, mencoba membalaskan dendam untuk manusia. Namun saat berhadapan dengan Ketua Wesker sebagai pimpinan Umbrella, Alice-Alice itu kalah, bahkan Alice asli pun hampir kalah saat diberi suntikan serum penetral T-Virus.

Baca Juga :