Perinsip-Perinsip Refleks.

Perinsip-Perinsip Refleks.

Perinsip-Perinsip Refleks.

Peroses pembentukan hati nurani terwujud dengan memakai perinsip-perinsip refleks, yakni perinsip yang dipakai oleh pemikiran dalam merenungi keadaan keragu-raguan dan ketidak tahuan yang sekarang dialami. Dua perinsip yang diterapkan disini :

1) Jalan yang lebih aman harus dipilih

2) Suatu hukum yang meragukan tidak mengikat.

Perinsip yang pertama boleh dipakai, tetapi perinsp yang kedua terbatas.

Jalan lebih aman. Selalu diperkenankan memilih jalan yang moral lebih aman, yakni yang lebih memegang hukum moral. Jika orang tidak wajib tetapi ragu-ragu boleh atau tidak berbuat , jalan yang lebih aman adalah mengelapakan perbuatan tersebut. Jadi, bila ragu-ragu  boleh atau tidak berbuat, jalan yang lebih aman adalah mengelepakan perbuatan tersebut. Jadi, bila ragu-ragu apakah uang ini menurut keadilan punya saya, saya dapat menolak begitu saja.

Kadang –kadang kita wajib mencari jalan yang lebih aman. Kita harus berbuat demikian bila ada suatau tujuan yang harus dicapai dengan penuh tenaga kita, dan keraguan kita hanya sekedar efisiensi jalan atau sarana yang harus dipakai untuk maksud ini.disini keharusan yang tidak diragukan guna mencapai mencangkup keharusan memakai dengan pasti jalan atau sarana yang efisien. Seorang dokter tidak bisa mneggunakan obat yang meragukan untuk pasiennya apabila ia mempunyai obat yang kebih pasti. Seorang pembela tidak boleh memilih mempertahankan terdakwa dengan argumentasi-argumentasi yang lemah bila ia mempunyai argumentasi-argumentasi yang lebih kuat, seorang pemburu tidak boleh menembak kearah semak-semak bila ia ragu-ragu, apakah binatang yang bergerak tadi adalah manusia atau binatang. Seorang pedagang tidak boleh membayar utangnya yang ada dengan mata uang yang mungkin palsu atau menjual barang-barang yang mungkin sudah hancur sebagai barang yang baik sekali.

  1. Kesimpulan Hati Nurani

Dalam kejadian-kejadian diatas keharusan seseorang sudahlah pasti, dan ia harus memakai sarana yang tentunya akan memenuhi. Tetapi terdapat kejadian-kejadian lain yang keharusnya sendiri masih merupakan masalah yang meragukan. Disini sangat berlainanlah yang kita hadapi. Jalan yang lebih aman, meski selalu boleh,sering mahal dan tidak menyenangkan. Terdorong oleh keinginan untuk mengerjakan hal yang lebih baik, sering kita mengikutinya saja tanpa komentar. Tetapi kita wajib mengikutinya dalam segala kejadian keraguan, sukarnya hidup tidak akan terderita lagi. Kesukaran-kesukaran semacam itu harus dihindari dengan memakai perinsip-perinsip refleks yang kedua.

Huklum yang meragukan :

Hukum yang meragukan tidak mengikat, hanya dapat diterapkan bila sa

Menanti Kepunahan Si Makhluk Raksasa

PEMANASAN GLOBAL

Pertemuan di Bonn