PERAN PEMERINTAH DALAM SISTEM EKONOMI CAMPURAN

PERAN PEMERINTAH DALAM SISTEM EKONOMI CAMPURAN

PERAN PEMERINTAH DALAM SISTEM EKONOMI CAMPURAN

PERAN PEMERINTAH DALAM SISTEM EKONOMI CAMPURAN

Dalam sistem ekonomi campuran

pemerintah mempunyai tiga peran penting dalam mengatasi masalah-masalah pada sistem ekonomi pasar (bebas), antara lain Mengatasi alokasi sumber daya yang tidak efisien, seperti eksternalitas, monopoli, dan barang publik. Mengatasi distribusi penghasilan yang kurang merata. Mengatasi masalah-masalah ekonomi makro, seperti inflasi, pengangguran, serta pertumbuhan ekonomi.

Untuk mengatasi monopoli, pemerintah mengeluarkan peraturan yang melarang perusahaan untuk melakukan monopoli dan persaingan usaha yang tidak sehat. Di Indonesia peraturan ini tertuang pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 mengenai larangan praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat.

Untuk mengatasi biaya eksternal (eksternalitas), pemerintah menerbitkan peraturan yang melarang polusi serta pencemaran lingkungan. Di Indonesia peraturan ini tertuang pada Pasal 21 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1984 mengenai perindustrian.

Untuk mengatasi komersialisasi barang publik, pemerintah mengadakan fasilitas pendidikan, esehatan dan transportasi. Untuk mengatasi distribusi penghasilan yang kurang merata, pemerintah menetapkan tarif pajak progresif, subsidi, serta upah minimum. Untuk mengatasi masalah ekonomi makro, pemerintah memberikan upaya konsisten dengan menerbitkan kebijakan ekonomi makro (fiskal dan moneter), serta memberikan stimulus.


Sumber: https://www.reporte247.net/white-night-apk/