Penjelasan Tentang bab Wudhu

Penjelasan Tentang bab Wudhu

Penjelasan Tentang bab Wudhu

Penjelasan Tentang bab Wudhu
Penjelasan Tentang bab Wudhu

WUDHU

Wudhu secara bahasa mempunyai arti bersih dan indah, sedang menurut syar’i wudhu mempunyai arti membersihkan anggota wudhu dengan niat untuk menghilangkan hadats kecil. Wudhu dilakukan dengan menggunakan air suci/bersih dari najis dan Wudhu juga dapat dilakukan dengan menggunakan debu (tayamum-yang sudah dijelaskan diatas).

Syarat wudhu

Islam
Tamyiz (dapat membedakan baik buruknya sesuatu)
Tidak sedang berhadast besar
Dengan air suci mensucikan ( thohir muthohir)
Tidak ada sesuatu yang menghalangi air sampai ke anggota wudhu seperti getah, cat dan lain-lain.
Mengetahui mana yang wajib (fardhu) dan mana yang sunnah.
Rukun (Fardhu) wudhu:
Niat: ketika membasuh wajah
Membasuh seluruh wajah (dari tumbuhnya rambut hingga dagu dan kedua telinga )
Membasuh kedua tangan hingga siku
Membasuh sebagian rambut kepala
Membasuh kedua belah kaki hingga mata kaki
Tertib (secara urut)

Tatacara mengerjakan Wudhu

Membaca basmalah “Bismillaahir-rahmaanir-rahiim”, seraya mencuci kedua belah tangan hingga pergelangan tangan sampai bersih.
Berkumur sebanyak 3 kali, sambil membersihkan gigi
Mencuci lubang hidung sebanyak 3 kali
Membasuh seluruh wajah sebanyak 3 kali seraya membaca niat wudhu
Membasuh kedua belah tangan sampai siku sebanyak 3 kali.
Mengusap sebagian rambut kepala sebanyak 3 kali
Mengusap kedua telinga sebanyak 3 kali
Membasuh kedua kaki hingga mata kaki sebanyak 3 kali
Lakukan dengan cara Tertib (Berurutan)
Setelah selesai berwudhu kemudian baca do’a sesudah wudhu.

Niat Wudhu

نَوَيْتُ الْوُضُوْءَلِرَفْعِ الْحَدَثِ الْاَصْغَرِ فَرْضً لِلّٰهِ تَعَالٰی

” NAWAITUL WUDLUU-A LIRAF’IL HADATSIL ASH-GHARI FARDHLAN LILLAAHI TA’AALA ”.

” Aku Niat Berwudhu untuk menghilangkan hadats kecil fardhu karena Alloh Ta’ala”.

Doa Setelah Wudhu

اَشْهَدُ اَنْ لآّاِلَهَ اِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللهُمَّ اجْعَلْنِىْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِىْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ وَاجْعَلْنِيْ مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ

ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLALLOOHU WAHDAHUU LAA SYARIIKA LAHU WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAN ‘ABDUHUUWA ROSUULUHUU, ALLOOHUMMAJ’ALNII MINAT TAWWAABIINA WAJ’ALNII MINAL MUTATHOHHIRIINA WAJ’ALNI MIN ‘IBADIKA ASHSHALIKHINA

“Aku mengaku bahwa tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku mengaku bahwa Nabi Muhammad itu adalah hamba dan Utusan Allah. Ya Allah, jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bersuci dan jadikanlah aku termasuk golongan orang-orang yang sholih”.

Sumber: https://www.dutadakwah.co.id/5-rukun-nikah-dalam-islam-yang-harus-diketahui/