Pengertian Idiom (ungakapan)

Pengertian Idiom (ungakapan)

Pengertian Idiom (ungakapan)

 

Pengertian Idiom (ungakapan)

 

Dalam kegiatan komunikasi baik lisan maupun tulisan kita memerlukan variasi berbahasa.

Variasi dalam berkomunikasi dapat menimbulkan kesan berbeda bagi lawan komunikasi. Baik dalam komunikasi langsung maupun tidak langsung pilihan tersebut merupakan hal yang wajar dan bahkan bisa lebih mewakili apa yang kita maksud.

 

Pengertian Idiom

Pada kesempatan ini kita akan membahas salah satu materi dalam bahasa Indonesia, yaitu Idiom (ungkapan).
Yang dimaksud idiom atau ungkapan adalah suatu bentuk gabungan kata, yang artinya tidak bisa kita definisikan dari unsur-unsur pembentuknya, melainkan sudah merupakan satu paket dan tidak terpisahkan. Idiom atau ungkapan juga merupakan kelompok kata yang menyatakan makna kiasan.

Idiom juga bisa diartikan sebagai ungkapan bahasa berupa gabungan kata (frase) yang maknanya sudah menyatu dan tidak dapat ditafsirkan dengan unsur makna yang membentuknya

Dalam bahasa Indonesia Idiom dibedakan menjadi dua macam, yaitu :

1. Idiom penuh

Yaitu ungkapan yang seluruh unsur pembentuknya tidak dapat dikembalikan kepada makna awal atau makna denotasinya/sebenarnya dari masing-masing kata tersebut.
Contoh :

a. Gulung tikar : bangkrut.
b. Buah hati  : kesayangan (anak kesayangan)

Pada contoh (a) kata makna kata “gulung” dan “tikar” sama sekali tidak berhubungan dengan makna ungkapan “gulung tikar” yang berarti “bangkrut”.
Demikian juga pada ungkapan “buah hati”.

2. Idiom sebagian

Yaitu ungkapan yang sebagian unsur pembentuknya masih dapat dikembalikan kepada makna asal (denotasinya).
Contoh:

a.  Kabar burung : berita yang belum tentu kebenarannya.
b.  Daftar hitam : daftar nama orang yang terlibat dalam tindak kejahatan.

Pada contoh di atas, kata “kabar” dan “daftar” masih dapat dikembalikan pada makna denotasinya. Kata “kabar” dan kata “daftar” masih memiliki makna yang sama dengan makna asalanya.

 

Baca Juga Artikel Lainnya: