Patofisiologi

Table of Contents

Patofisiologi

Pada kasus Atrial Septal Defect yang tidak ada komplikasi, darah yang mengandung oksigendari Atrium Kiri mengalir ke Atrium Kanan tetapi tidak sebaliknya. Aliran yang melaluidefek tersebut merupakan suatu proses akibat ukuran dan complain dari atrium tersebut.Normalnya setelah bayi lahir complain ventrikel kanan menjadi lebih besar daripada ventrikelkiri yang menyebabkan ketebalan dinding ventrikel kanan berkurang. Hal ini juga berakibatvolume serta ukuran atrium kanan dan ventrikel kanan meningkat.

Jika complain ventrikel kanan terus menurun akibat beban yang terus meningkat shunt dari kiri kekanan biasa berkurang. Pada suatu saat sindroma Eisenmenger bisa terjadi akibat penyakit vaskuler paru yang terus bertambah berat.

Pada kasus Atrial Septal Defect yang tidak ada komplikasi, darah yang mengandung oksigendari Atrium Kiri mengalir ke Atrium Kanan tetapi tidak sebaliknya. Aliran yang melaluidefek tersebut merupakan suatu proses akibat ukuran dan complain dari atrium tersebut.Normalnya setelah bayi lahir complain ventrikel kanan menjadi lebih besar daripada ventrikelkiri yang menyebabkan ketebalan dinding ventrikel kanan berkurang. Hal ini juga berakibatvolume serta ukuran atrium kanan dan ventrikel kanan meningkat.

Jika complain ventrikel kanan terus menurun akibat beban yang terus meningkat shunt dari kiri kekanan biasa berkurang. Pada suatu saat sindroma Eisenmenger bisa terjadi akibat penyakit vaskuler paru yang terus bertambah berat. Arah shunt pun bisa berubah menjadi dari kanan kekiri sehingga sirkulasi darah sistemik banyak mengandung darah yang rendah oksigen akibatnya terjadi hipoksemi dan sianosis.

Apabila lubang ASD besar, aliran pirau dari kiri ke kanan yang terjadi secara terus menerus danberlangsung lama dapat menyebabkan beban volume pada jantung kanan, mengakibatkanterjadinya dilatasi atrium dan ventrikel kanan. Anulus katup trikuspid dan arteri pulmonerbeserta annulus katupnya akan melebar, mengakibatkan regurgitasi trikuspid dan pulmunonal,kadang disertai penebalan ringan daun katup.Dilatasi yang terjadi pada ventrikel kanan akan mendorong septum ventrikel kearah ventrikel kiridan menyebabkan fungsinya terganggu. Deformitas ventrikel kiri juga dapat mengakibatkanprolaps katup mitral yang terkadang disertai regurgitasi.Kelebihan volume yang berlangsung lama ke sirkulasi pulmoner akan berakibat dilatasi jaringanvaskular pulmoner. Secara mikroskopis akan terlihat penebalan pada bagian medial muskulardari arteri dan vena pulmoner, terjadi juga muskulerisasi dari arteriol. Pada beberapa kasus,ASD akan berkembang menjadi hipertensi pulmoner berat dan penyakit vaskular pulmoneryang irreversibel.

Pathway

Ø  Gangguan pertumbuhan dan perkembangan

Ø  BB rendah, tumbang lambat

Ø  Ketidakadekuatan O2 dan nutrisi ke jaringan

Ø  Kerusakan pertukaran gas

Ø  Penurunan curah jantung

Ø  TD  menurun

Ø  Edema paru

Ø  Preload menurun

Ø  Intoleransi aktivitas

Ø  Heart rate meningkat

Ø  Kelemahan

Ø  Hipoksia jaringan

Ø  Akral dingin

Ø  Curah jantung menurun

Ø  Peningkatan aliran darah pulmonal

Ø  Vol ventrikel dextra

Ø  Vol atrium dextra

Ø  Vol ventrikel sinistra

Ø  Terjadi aliran yang tinggi dari atrium sinistra ke atrium dexra

Ø  Tekanan atrium dextra > sinistra

Ø  Defek antra atrium dextra dan sinistra

Ø  Perkembangan atrium yang abnormal

Ø  Mempengaruhi perkembangan bayi/janin

Ø  Faktor genetik, faktor selama hidup ibu, infeksi tertentu (rubella)

  1. Manifestasi Klinis

Penderita ASD sebagian besar menunjukkan gejala klinis sebagai berikut :

  1. Detak jantung berdebar-debar (palpitasi)
  2. Tidak memiliki nafsu makan yang baik
  3. Sering mengalami infeksi saluran pernafasan
  4. Berat badan yang sulit bertambah

Gejala lain yang menyertai keadaan ini adalah :

  1. Sianosis pada kulit di sekitar mulut atau bibir dan lidah
  2. Cepat lelah dan berkurangnya tingkat aktivitas
  3. Demam yang tak dapat dijelaskan penyebabnya
  4. Respon tehadap nyeri atau rasa sakit yang meningkat
  1. Komplikasi
  2. Gagal Jantung
  3. Penyakit pembuluh darah paru
  4. Endokarditis
  5. Aritmia

https://movistarnext.com/