Hubungan Kausal

Hubungan Kausal

Hubungan Kausal

Hubungan Kausal

Hubungan sebab akibat / hubungan kausal ialah hubungan keterkaitan atau ketergantungan dari dua realitas, konsep, gagaasan, ide, atau permsalahan. Suatu kegiatan tidak dapat mengalami suatu akibat tanpa disertai sebab, atau sebaliknya suatu kegiatan tidak dapat menunjukkan suatu sebab bila belum mengalami akibat.

Contoh hubungan kausal  :

Kuberikan sedikit uang disakuku untuk membeli obat, ia menatap wajahku.. Menitikkan air mata lagi.. Ia menangis karena senang mendapatkan uang untuk membeli obat dan makanan untuk adik dan ibunya dirumah.

Beberapa hari kemudian, aku bertemu dengan anak itu bersama ibunya di pasar. Mereka menghampiriku,, memberiku sedikit makanan kecil sebagai ungkapan terima kasih padaku karena telah membantu anak itu beberapa hari yang lalu.

Pengertian lain :

Hubungan kausal (kausalitas) merupakan perinsip sebab-akibat yang dharuridan pasti antara segala kejadian, serta bahwa setiap kejadian memperoleh kepastian dan keharusan serta kekhususan-kekhususan eksistensinya dari sesuatu atau berbagai hal lainnya yang mendahuluinya, merupakan hal-hal yang diterima tanpa ragu dan tidak memerlukan sanggahan. Keharusan dan keaslian sistem kausal merupakan bagian dari ilmu-ilmu manusia yang telah dikenal bersama dan tidak diliputi keraguan apapun.

Sumber : https://anchorstates.net/

LP2 PL/SQL

LP2 PL/SQL

LP2 PL SQL

Pertanyaan :
1. Jelaskan pengertian kondisi dalam PL/SQL !
2. Jelaskan perulangan dalam PL/SQL !
3. Buat program sederhana tentang perulangan !

Jawab :

1. Kondisi dalam PL/SQL :

Adalah struktur yang terdiri dari perintah-perintah IF dan CASE
Terdapat tiga bentuk perintah-perintah IF: IF-THEN, IF-THEN-ELSE, dan IF-THEN-ELSIF.

Perintah IF-THEN

Bentuk umum :

IF condition THEN
sequence_of_statements
END IF;

Rangkaian perintah-perintah dieksekusi hanya jika kondisi adalah true. Jika kondisi bernilai false atau null, perintah IF tidak melakukan apa-apa. Dalam salah satu kasus, kontrol berlalu kepada perintah selanjutnya.

Perintah IF-THEN-ELSE

Bentuk umum :

IF condition THEN
sequence_of_statements1
ELSE
sequence_of_statements2
END IF;

Rangkaian perintah-perintah dalam klausa ELSE dieksekusi hanya jika kondisi bernilai false atau null. Jadi, klausa ELSE memastikan bahwa rangkaian perintah-perintah tersebut dieksekusi.

Perintah IF-THEN-ELSIF

Bentuk umum :

IF condition1 THEN
sequence_of_statements1
ELSIF condition2 THEN
sequence_of_statements2
ELSE
sequence_of_statements3
END IF;

Jika kondisi pertama bernilai false atau null, klausa ELSIF akan menguji kondisi lainnya. Perintah IF dapat memiliki sejumlah klausa ELSIF; klausa final ELSE bersifat opsional (bisa digunakan atau tidak). Kondisi-kondisi dievaluasi satu demi satu dari atas ke bawah. Jika suatu kondisi bernilai true, rangkaian perintah-perintah yang ada di dalamnya dieksekusi dan kontrol akan menuju ke perintah selanjutnya. Jika seluruh kondisi bernilai false atau null, maka rangkaian perintah-perintah di dalam klausa ELSE yang akan dieksekusi.

Perintah CASE

Seperti halnya perintah IF, perintah CASE menyeleksi satu rangkaian perintah-perintah untuk dieksekusi. Namun, untuk menyeleksi rangkain perintah-perintah tersebut, perintah CASE menggunakan penyeleksi, bukannya menggunakan banyak ekspresi-ekspresi Boolean.

Bentuk umum :

[<>]
CASE selector
WHEN expression1 THEN sequence_of_statements1;
WHEN expression2 THEN sequence_of_statements2;

WHEN expressionN THEN sequence_of_statementsN;
[ELSE sequence_of_statementsN+1;]
END CASE [label_name];

2. Perulangan / loop ialah :

Sekumpulan perintah untuk melakukan perulangan dari suatu blok statement yang terdapat di dalam blok statement loop. Bentuk paling sederhana dari perintah LOOP adalah loop dasar (tak berhingga), yang mengapit rangkaian perintah-perintah diantara kata-kata kunci LOOP dan END LOOP, seperti berikut ini:

Bentuk umum :

LOOP
sequence_of_statements
END LOOP;

Dengan setiap perulangan dari setiap putaran, rangkaian perintah-perintah dieksekusi, lalu kontrol mulai lagi menuju ke awal putaran.

WHILE-LOOP

Perintah WHILE-LOOP menghubungkan kondisi dalam rangkaian perintah-perintah yang diapit oleh kata-kata kunci LOOP dan END LOOP, seperti berikut ini:

Bentuk umum :

WHILE condition LOOP
sequence_of_statements
END LOOP;

Sebelum setiap perulangan dari loop, kondisi dievaluasi. Jika kondisi true, rangkaian perintah-perintah dieksekusi, kemudian kontrol kembali ke awal loop. Jika kondisi false atau null, loop diabaikan dan kontrol menuju ke perintah selanjutnya.

FOR-LOOP

Jumlah perulangan melalui loop WHILE tidak diketahui sampai loop berakhir, namun jumlah perulangan melalui loop FOR telah diketahui sebelum loop dijalankan. Loop-loop FOR berulang sejumlah jangkauan integer tertentu. Jangkauan ini adalah bagian dari iteration scheme, yang diapit oleh kata-kata kunci FOR dan LOOP. Tanda titik dua (..) bertindak sebagai operator jangkauan. Sintaksnya adalah sebagai berikut:

Bentuk umum :

FOR counter IN [REVERSE] lower_bound..higher_bound LOOP
sequence_of_statements
END LOOP;

Jangkauan dievaluasi ketika loop FOR pertama kali dijalankan dan tidak pernah dievaluasi ulang.

3. Contoh perintah perulangan :

DECLARE
TYPE DateList IS TABLE OF DATE INDEX BY BINARY_INTEGER;
dates DateList;
k CONSTANT INTEGER := 5;
BEGIN
FOR j IN 1..3 LOOP
dates(j*k) := SYSDATE;
END LOOP;
END;

Sumber : https://abovethefraymag.com/

ASUS ROG Terbaru Ini Pakai Desain BMW dan Intel Gen 9

ASUS ROG Terbaru Ini Pakai Desain BMW dan Intel Gen 9

ASUS ROG Terbaru Ini Pakai Desain BMW dan Intel Gen 9

ASUS kembali memperkenalkan laptop gaming terbaru di Indonesia yang

dibekali prosesor Intel Core generasi ke-9. Laptop yang masuk ke dalam keluarga Republic of Gamers (ROG) ini menawarkan spesifikasi mumpuni untuk para hardcore dan eSport gamer.

Beberapa seri yang diperkenalkan antara lain ROG Zephyrus yang dikenal sebagai laptop gaming tertipis di dunia, ROG Strix serta sebuah laptop powerfull bernama ROG Mothership. Ketiganya sama-sama dibekali prosesor Intel Core generasi ke-9 serta kartu grafis terbaru.
ROG Zephyrus

Seri Zephyrus besutan ASUS memang dikenal sebagai laptop gaming ultra

tipis dengan performa tinggi. ROG Zephyrus ditenagai oleh prosesor Intel Core generasi ke-9 dengan kartu grafis NVIDIA GeForce RTX. Untuk mendongkrak performanya, ASUS memasangkan layar dengan refresh rate hingga 120 Hz dan response time 3 ms.

Layar ROG Zephyrus juga sudah didukung sertifikasi Pantone Validated, artinya laptop ini dapat menghasilkan warna yang sangat akurat, khususnya untuk kalangan profesional. Di Indonesia, ASUS menghadirkan tiga seri ROG Zephyrus terbaru yang dijual mulai Rp25.999.000 untuk tipe Zephyrus M GU502, Rp35.999.000 tipe Zephyrus S GX502 dan Rp48.999.000 untuk Zephyrus S GX701.
ROG Strix Scar & Hero III

ASUS ROG Strix dibuat khusus untuk gamer eSport yang memiliki kebutuhan

berbeda dengan gamer lainnya. Seri tertinggi ROG Strix Scar III hadir dengan layar yang memiliki refresh rate 240 Hz dan response time 3ms. Tidak ketinggalan juga prosesor terbaru Intel Core i9 generasi ke-9 dengan kartu grafis NVIDIA GeForce RTX2070.

 

Baca Juga :

Bocoran Penampakan Galaxy Tab S6 dengan S-Pen Beredar

Bocoran Penampakan Galaxy Tab S6 dengan S-Pen Beredar

Bocoran Penampakan Galaxy Tab S6 dengan S-Pen Beredar

Samsung pada tanggal 7 Agustus 2019 mendatang akan memperkenalkan smartphone andalan terbarunya, Galaxy Note10 Series. Bersamaan dengan kehadiran smartphone tersebut, ada rumor yang menyebutkan bahwa Samsung juga akan turut memperkenalkan smartwatch terbarunya, Galaxy Watch Active 2.

Nah! Rumor terbaru yang tak kalah menarik untuk kalian tahu, kabarnya Samsung juga akan mengumumkan kehadiran Galaxy Tab S6 bersamaan dengan kedatangan Galaxy Note10 Series. Render mengenai tablet itu pun sudah bocor di internet beberapa waktu lalu.

Dan kini, tampilan terbaik dari Galaxy Tab S6 itu pun semakin terlihat nyata.

Bisa dibilang, dari render terbaru yang dipublikasikan oleh AndroidHeadline, Galaxy Tab S6 terlihat mirip dengan Samsung Galaxy Tab S5e, tetapi ada beberapa perubahan.

Samsung Galaxy Tab S6 tampkanya memiliki pengaturan kamera ganda di bagian belakang yang ditempatkan di sudut kiri atas. Ya! Ini sangat kontras dengan jumlah kamera yang dimiliki oleh Galaxy Tab S5e, yakni kamera tunggal yang diletakkan di tengah.

Lantas, bagaimana dengan konfigurasi dua kamera belakang yang dimiliki oleh Galaxy Tab S6? Disebut-sebut, konfigurasinya adalah lensa utama dengan resolusi 13 MP dan lensa sekunder dengan resolusi 5 MP. Uniknya, di bawah rumah kamera, Samsung membuat sedikit lekukan untuk wadah menempatkan S Pen.

Bisa kita lihat, dukungan S Pen yang disediakan sudah didesain ulang dan

tentunya akan ada biaya tambahan yang harus dikeluarkan oleh konsumen ketika ingin memadukan Tab S6 dengan S Pen. Ini juga menandakan bahwa stylus tersebut akan memiliki dukungan Bluetooth.

Bocoran lainnya menyebutkan bahwa Galaxy Tab S6 akan hadir dengan empat speaker AKG yang sudah dioptimalisasi. Penempatan speaker tersebut, masing-masing dua di bagian atas dan dua lainnya di bagian bawah perangkat. Tablet ini juga memiliki port USB-C di bagian bawah, tetapi tidak ada jack audio 3.5mm.

Samsung akan meluncurkan Galaxy Tab S6 dengan aksesori keyboard yang

akan dijual secara terpisah. Perkiraan lainnya, setidaknya ada tiga varian warna yang ditawarkan oleh Samsung terkait dengan tablet barunya ini, yakni warna biru, abu-abu dan merah muda.

 

Sumber :

https://rhydianroberts.com/

OPPO Umumkan Reno 10X Zoom Edisi FC Barcelona

OPPO Umumkan Reno 10X Zoom Edisi FC Barcelona

OPPO Umumkan Reno 10X Zoom Edisi FC Barcelona

OPPO adalah salah satu pabrikan smartphone asal Cina yang gemar meluncurkan edisi khusus. Ya! Kali ini OPPO menghadirkan OPPO Reno 10X Zoom Edisi FC Barcelona dan penjualan perdana tidak hanya dilepas di Cina, tetapi juga di beberapa negara Eropa.

Datang sebagai Edisi FC Barcelona, OPPO Reno 10X Zoom memiliki skema

warna biru dan merah dengan teknologi heat-press. Hal ini sengaja dilakukan untuk membuat efek warna gradasi yang unik dan lambang klub sepak bola asal Spanyol itu diberikan lapisan emas di bagian belakang perangkat.

Smartphone tersebut juga datang dengan antarmuka pengguna bertema FC Barcelona dan kasing yang memiliki desain serupa. Selain itu, OPPO juga melengkapi smartphone ini dengan tema, ikon dan nada dering FC Barcelona untuk membedakannya dengan edisi standar.

Terlepas dari perubahan terkait desainnya itu, semua jeroan yang menempel

pada smartphone ini tetap sama dengan model standar, termasuk spesifikasinya. OPPO Reno 10X Zoom FC Barcelona juga datang dengan layar AMOLED tanpa poni yang memiliki ukuran 6,6 inci.

Resolusi layarnya tetap FullHD+ alias 2.340 x 1.080 piksel dengan aspek rasio 19,5:9. Smartphone ini juga menawarkan rasio screen-to-body hingga mencapai 93,1 persen dan layarnya juga sudah diproteksi oleh lapisan Gorilla Glass 6 di bagian atasnya.

Masuk ke dalam tubuhnya, Reno 10X Zoom FC Barcelona juga ditenagai

chipset Snapdragon 855 yang dikawin dengan RAM 8 GB serta internal storage berkapasitas 256 GB. Smartphone ini pun juga dilengkapi dengan teknologi liquid cooling yang biasa ada di dalam PC.

Modul kamera berbentuk sirip hiu mencakup kamera selfie 16 MP dan dukungan LED flash. Di bagian belakang juga ada tiga kamera yang mencakup lensa 48 MP dengan sensor Sony IMX586 plus IOS dan aperture f/1.7, lensa telefoto periskop 13 MP dan lensa super-wide 8 MP f/2.2 yang dibantu OIS.

 

Sumber :

https://viewsflow.com/

Sleman Berkomitmen Tekan Pungli di Sekolah

Sleman Berkomitmen Tekan Pungli di Sekolah

Sleman Berkomitmen Tekan Pungli di Sekolah

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sleman akan bertindak

tegas mengatasi persoalan pungutan liar (pungli) yang menciderai pendidikan di daerah ini. Tindakan tegas ini dilakukan dengan menerbitkan aturan tertulis untuk menekan pungli.

Komitmen ini sudah disampaikan oleh dinas terkait kepada Ombudsman

Republik Indonesia (ORI) Perwakilan DIY. Aturan ini akan meminimalisir modus-modus yang kerap dipakai untuk melegalkan pungli di kemudian hari.

Kepala perwakilan ORI DIY, Budhi Masturi mengapresiasi langkah Disdikpora Sleman untuk menekan kasus pungli dengan menerbitkan regulasi yang jelas. Menurutnya, aturan baru itu nantinya akan ditandatangani kepala dinas terkait agar sekolah yang ada di lingkungan dinas bisa mematuhi aturan itu.

“Yang jelas ada komitmen untuk mengubah itu. Sebelumnya hanya surat

edaran dan itu tidak mengikat,” kata Budhi.

Persoalan pungli layanan pendidikan di Sleman mencuat dengan ditemukan adanya kasus di salah satu SD Model. Pungutan tersebut dilakukan melalui komite sekolah. Pihak komite berdalih, pungutan ini dilakukan untuk mencukupi kebutuhan biaya program unggulan.

ORI DIY sudah pernah menangani kasus ini pada akhir 2015 lalu. Kasus yang serupa kembali terulang pada awal 2016 ini. Hingga saat ini, ORI DIY masih menangani kasus ini. (Andi)

 

Baca Juga :

Gerakan Literasi Sekolah Mendorong Kemampuan Komunikasi Siswa

Gerakan Literasi Sekolah Mendorong Kemampuan Komunikasi Siswa

Gerakan Literasi Sekolah Mendorong Kemampuan Komunikasi Siswa

Gerakan Literasi Sekolah (GLS) diharapkan tidak hanya mendorong siswa untuk gemar membaca. Tetapi, juga mendorong siswa dapat mengomunikasikan hasil bacaannya kepada pihak lain. Ini penting mengingat kemampuan komunikasi siswa Indonesia umumnya masih cukup rendah.

Hal itu disampaikan oleh Waka Humas MAN Yogyakarta 1, Hartiningsih ketika

dimintai tanggapan mengenai Gerakan Literasi Sekolah. Menurutnya, gerakan ini harusnya dapat menjadi upaya agar siswa menyerap banyak pengetahuan dari buku yang dibaca. Dan yang tidak kalah penting, siswa dapat menyampaikan hasih bacaannya kepada orang lain. Sebagai madrasah yang berbasis riset, ia mengaku sangat serius menggarap gerakan ini.

“Di sini kami menyerahkan sepenuhnya kepada guru. Masing – masing guru

dalam pembelajarannya harus mengajak siswa untuk membaca buku, misalnya dengan penugasan membuat makalah,” ujar guru yang disapa Aning itu.

Fasilitas sekolah juga memegang peranan penting dalam gerakan ini. Hal ini misalnya berkaitan dengan ketersediaan buku dan sarana bacaan lain di sekolah. “Kebetulan kami punya buku yang lengkap dari semua bidang. Setiap tahun selalu diadakan pengadan baru berdasarkan angket yang diisi oleh siswa dan guru,” imbuh Aning.

Sementara itu, gerakan literasi di MAN Lab UIN Yogyakarta juga mendapatkan

sambutan positif dari madrasah. Salah satu contohnya adalah pemberian tugas membaca, merangkum,dan mengomentari minimal 5 buah buku pengayaan selama satu semester. Laporan kegiatan membaca harus diketahui dan ditandatangani oleh wali kelas.

“Butuh keteladanan dari para pendidik agar budaya gemar membaca tidak sloganistis. Jadi, marilah kita biasakan membaca buku walaupun hanya 15 menit dalam sehari,”ajak Ahmad Arief Maruf, kepala perpustakaan MAN Lab UIN.

 

Sumber :

https://memphisthemusical.com/

Ribuan Sekolah di Indonesia Telah Terakreditasi A dan B

Ribuan Sekolah di Indonesia Telah Terakreditasi A dan B

Ribuan Sekolah di Indonesia Telah Terakreditasi A dan B

Sebanyak 51.013 sekolah dan madrasah sepanjang tahun 2016 telah diakreditas oleh Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN S/M. Dari jumlah tersebut, 90,1 persen sekolah dan madrasah mendapatkan akreditasi A dan B.

20.271 sekolah dan madrasah mendapatkan akreditasi A pada tahun 2016,

sedangkan akreditasi B diperoleh oleh 26.117 sekolah dan madrasah. sebanyak 4.321 sekolah/madrasah sisanya mendapatkan akreditasi C, dan 304 sekolah/madrasah tidak terakreditasi (skor hasil asesmen kurang dari 56).

Kepala BAN S/M Abdul Muti mengatakan, pemerintah harus terus meningkatkan standar mutu masing-masing jenjang pendidikan, sehingga pada akhirnya semua satuan pendidikan di Indonesia memiliki kualitas yang sama. Ia menambahkan, akreditasi satuan pendidikan juga berkaitan dengan ujian nasional (UN), karena masih banyak sekolah yang belum terakreditasi A atau B.

“Kalau melihat Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional, yaitu UU Nomor

20 tahun 2003, evaluasi belajar dilakukan oleh guru. Yang menjadi penilai hasil belajar adalah guru, sedangkan negara melakukan penilaian terhadap pemenuhan standar nasional pendidikan melalui ketentuan akreditasi,” ujar Abdul.

Abdul Muti menuturkan, peran pemerintah dalam mengalokasikan anggaran

untuk akreditasi harus terus ditingkatkan, terutama di tingkat pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota. Menurut data empirik BAN S/M, saat ini peran pemerintah daerah masih sekitar 15 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dianggarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk akreditasi satuan pendidikan.

Sumber :

https://appliedanimalbehaviour.com/

Pulihkan Tanah Tercemar, Dosen ITB Buat Teknologi Soil Washing

Pulihkan Tanah Tercemar, Dosen ITB Buat Teknologi Soil Washing

Pulihkan Tanah Tercemar, Dosen ITB Buat Teknologi Soil Washing

Saat ini terutama di negara-negara maju dan berkembang, banyaknya aktivitas pembangunan sedikitnya akan mengakibatkan terjadinya kontaminasi terhadap lingkungan baik ke air, udara, maupun tanah. Pencemaran terhadap tanah menjadi hal yang penting untuk segera ditangani karena akan berpengaruh terhadap aspek lainnya, yaitu air tanah.
Dosen Institut Teknologi Bandung, Agus Jatnika Effendi, Ph.D., dari Kelompok Keahlian Rekayasa Air dan Limbah Cair, Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ITB melakukan penelitian tentang teknologi soil washing atau alat pencuci tanah yang mampu bekerja memperbaiki tanah yang telah terkontaminasi.
Soil washing sendiri adalah salah satu teknik memulihkan tanah yang tercemar, kembali ke kondisi awal atau semula. Sehingga tidak menyebabkan terjadinya penghantaran polutan ke media lain. Dalam penelitian, ia menjelaskan, pendekatan yang digunakan adalah remediasi atau pemulihan kembali.
“Yang jadi konsen saya sebagai peneliti adalah bagaimana penanganan pencemaran atau kontaminasi di tanah. Kenapa begitu, karena pada dasarnya, sistem tanah itu akan bergabung dengan sistem air tanah, air itu akan menjadi konsumsi manusia, dan akhirnya manusialah yang tetap terkena dampak,” ujarnya seperti dikutip dari siaran pers Humas ITB yang diterima Reaksi, Kamis (8/10) .

Dia mengatakan, sebetulnya banyak sekali teknik pemulihan tanah

terkontaminasi, salah satu yang dikembangkan di ITB adalah soil washing. “Soil washing sendiri bukanlah teknologi yang baru sebetulnya, di negara-negara maju terutama negara di mana pembangunan sangat masif, kejadian pencemaran tanah sudah banyak terjadi, dan sudah banyak diaplikasikan,” ujarnya.
Menurutnya, yang unik dari teknologi soil washing ini adalah spesifik terhadap karakteristik setempat. Kemudian, jenis kontaminannya pun berbeda-beda. Selain soil washing, teknik lain untuk pencucian tanah adalah bio-remediasi yaitu menggunakan pendeketan secara biologi dengan memanfaatkan bakteri. Namun dijelaskannya, salah satu kelemahan dari bio-remediasi adalah waktunya yang lambat. “Dengan pendekatan soil washing ini diharapkan waktu pemulihan akan lebih singkat,” tambahnya.

Penelitian tentang soil washing mulai dilakukan pada 2015 dengan

latarbelakang penelitian dari kasus tanah tercemar minyak bumi. Dijelaskan Agus, sebetulnya sistem kerja dari teknologi soil washing sangatlah sederhana, yaitu memindahkan kontaminan yang melekat di dalam tanah ke dalam media lain (fluida).
“Jadi secara konseptual, kita hanya memindahkan dari tanah ke fluida lain, yaitu cairan. Mirip dengan mencuci baju, baju yang kotor kita rendam dan dicuci sehingga bersih, dan yang kotor adalah airnya,”  katanya.

Dia menjelaskan, pada praktiknya, teknologi soil washing bukanlah teknologi

yang berdiri sendiri. Akan tetapi juga terintegrasi dengan proses pencucian air (water wash) yang dipakai dalam pencucian tanah, sehingga bisa digunakan kembali.
“Mekanisme secara fisika disebut sebagai desorpsi, yaitu bagaimana melepaskan ikatan kontaminan dengan tanah supaya terkonversi dengan air, supaya nanti ketika sudah masuk ke air, pengolahannya jauh lebih mudah,” ujarnya.

 

Baca Juga :

Wakil Wali Kota Minta Tidak Ada Pungli di Lingkungan Pendidikan

Wakil Wali Kota Minta Tidak Ada Pungli di Lingkungan Pendidikan

Wakil Wali Kota Minta Tidak Ada Pungli di Lingkungan Pendidikan

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meminta jangan ada ruang pungli di lingkungan pendidikan. Pasalnya, pungutan liar (Pungli) tergolong sebagai tindakan korupsi.

Menurutnya, pungli tidak hanya terkait dengan biaya ekonomi tinggi, tetapi lebih jauh akan merongrong kapasitas regulasi dan pendapatan pemerintah. Termasuk menurunkan sistem nilai kehidupan hingga tingkatan paling bawah.

“Pungli terjadi karena kurangnya integritas dan nasionalisme yang dicirikan dengan kecenderungan keserakahan, kesempatan, Kebutuhan dan egoisme,” ungkapnya pada Focus Group Discussion (FGD) “Membangun Generasi Baru Anti Pungli dan Bekerja Tanpa Pungli” di Hotel Grand Pasundan, Jalan Peta, Kota Bandung, Selasa (3/12/2019).

Menurutnya, pelaku pungli lebih mengutamakan kepentingan pribadi dan golongan dibanding kepentingan umum. Sehingga Perlawanannya harus memadukan pendekatan hukum dengan kekuatan budaya dan kearifan lokal, serta penguatan kelembagaan atau sistem pelayanan sekolah.

Dikatakannya, institusi pendidikan dapat memberi kepastian waktu dan biaya kepada pihak yang dilayani, terlebih institusi tersebut harus menjadi pilar terdepan dalam memberantas pungli.

“Karena proses belajar mengajar didalamnya menyangkut pendidikan

karakter, yang harus menjadi contoh yang baik bagi peserta didik,” ujarnya.

Yana mendorong penyelenggara pendidikan harus mengembangkan sistem kehidupan di sekolah yang tidak memberi ruang terhadap penyalahgunaan wewenang. Dimana upaya tersebut harus didukung warga sekolah lain seperti komite sekolah, guru, serta murid dan orang tuanya.

“Perlu diingat juga bahwa pemerintah telah mengalokasikan anggaran pendidikan lebih dari 20 persen dari APBN atau APBD. Termasuk memperbaiki kesejahteraan penyelenggara pendidikan, seharusnya mereka tidak menerima pendapatan lain di luar pendapatan resmi,” jelasnya.

Ia berharap dengan adanya FGD oleh Dewan Pendidikan Kota Bandung ini,

dapat menjadi sarana bertukar pikiran terutama dalam memberantas praktik-praktik pungutan liar di lingkungan penyelenggara pendidikan.

“Forum ini diharapkan mengingatkan kembali pentingnya integritas dalam penyelenggaraan pendidikan, agar proses dan output pendidikan terbebas dari perilaku koruptif. Serta ada tindak lanjut berupa kontrol sosial terhadap kemungkinan terjadinya pungli,” jelasnya.

Ketua Dewan Pendidikan Kota Bandung, Kusmaeni S. Hartadi mengatakan,

FGD menitikberatkan pada diskusi untuk deteksi dan mencari solusi tentang pungli, sehingga diharapkan dapat memacu semangat bekerja tanpa pungli.

“FGD ini terbagi dalam dua sesi, pertama dengan peserta Ketua Komite dan Kepala Sekolah SMP Negeri di Kota Bandung, sedangkan sesi yang kedua para aktivis organisasi sekolah dari 28 SMP Negeri Kota Bandung,” ucapnya.

 

Sumber :

https://www.belajarbahasainggrisku.id/