MODEL PENDEKATAN SEJARAH ISLAM

MODEL PENDEKATAN SEJARAH ISLAM

MODEL PENDEKATAN SEJARAH ISLAM

Pengertian Sejarah Islam

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia sejarah diartikan sebagai kejadian dan peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau atau peristiwa penting yang benar-benar terjadi. Selanjutnya, karena agama Islam itu luas cakupannya, sejarah Islam pun menjadi luas pula cakupannya. Diantaranya adalah yang berkaitan dengan sejarah proses pertumbuhan, perkembangan dan penyebarannya, tokoh-tokoh yang melakukan pengembangan dan penyebaran agama Islam, sejarah kemajuan dan kemunduran yang dialami umat Islam, dan lain sebagainya.
Dari pengertian tersebut dapat dikatakan bahwa yang dimaksud sejarah Islam adalah peristiwa-peristiwa atau kejadian-kejadian yan sunguh-sungguh terjadi yang seluruhnya berkaitan dengan pertumbuhan dan perkembangan agama Islam dalam berbagai aspek.

Ruang Lingkup Sejarah Islam

Ruang lingkup sejarah Islam dilihat dari segi periodesasinya dapat dibagi menjadi periode klasik, periode pertengahan, dan periode modern. Periode klasik berlangsung dari tahun 650-1250 M yang terbagi atas masa kemajuan Islam I (650-1000 M) dan masa disintegrasi (1000-1250 M). Selanjutnya periode pertengahan yang berlangsung dari tahun 1250-1800 M dapat dibagi kedalam dua masa yaitu masa kemunduran I (1250-1500 M) dimana pasukan Jengis Khan dan keturunannya membawa kerusakan besar ke dalam Islam dan masa tiga kerajaan besar (1500-1800 M) yang dapat dibagi lagi menjadi fase kemajuan (1500-1700 M) dan masa kemunduran II (1700-1800 M). Adapun periode modern yang berlangsung dari tahun 1800 M samapi sekarang ditandai dengan zaman kebangkitan Islam.
Selanjutnya, dilihat dari segi isinya, sejarah Islam dapat dibagi ke dalam sejarah mengenai kemajuan dan kemundurannya dalam berbagai bidang seperti dalam bidang politik, pemerintahan, ekonomi, kebudayaan, ilmu pengetahuan dengan berbagai paham dan aliran, penyebarannya ke berbagai belahan dunia, tokoh-tokoh yang mengembangkannya, dan lain sebagainya.

Model Penelitian Sejarah

Terdapat berbagai model penelitian sejarah yang dilakukan oleh para ahli, diantaranya ada yang melakukan studi sejarah dari segi tokohnya, produk budaya dan ilmu pengetahuannya, wilayah atau kawasan tertentu, latar belakang terjadinya peristiwa tersebut, segi periodesasinya dan lain sebagainya.

Baca Juga: https://www.pendidik.co.id/nama-bayi-perempuan-islami/

Berbagai model penelitian sejarah dapat dikemukakan sebagai berikut :

Penelitian sejarah dapat dilakukan dengan melihat kawasan dimana peristiwa itu terjadi. Seperti yang dilakukan oleh John L. Esposito dalam bukunya Islam in Asia, Religion, Politics & Society yang mengemukakan perkembangan Islam di Asia pada umumnya seperti Iran, Pakistan, Filipina, Asia Tengah (Soviet), Cina, India, Malaysia dan Indonesia. Dari buku tersebut paling tidak dapat menghilangkan kesan bahwa Islam identik dengan Arab.

David D. Newsom dalam tulisannya Islam in Asia Ally or Adversary menyatakan anggapan bahwa Islam adalah agama dunia arab tidaklah benar, karena sebagian besar pemeluk Islam sebagaimana yang dijumpai pada masa lalu tinggal di Asia. Di masyarakat Barat ada berbagai kesan negatif terhadap Islam. Pertama, Islam seringkali digambarkan sebagai agama yang suka membuat kerusakan, anti-Barat, dan reaksioner baik dalam bidang politik maupun masyarakat. Kedua, Islam sering digambarkan sebagai agama yang tidak memiliki hubungan dengan masalah yang timbul di masyarakat. Islam dipandang sebagai sistem ibadah yang hanya mementingkan hubungan spiritual dengan Tuhan tanpa memperdulikan berbagai masalah yang terjadi dalam masyarakat. Ketiga, bahwa aspek yang selama ini belum dapat membuka mata orang Amerika adalah mengenai pendekatan yang variatif yang dilakukan oleh umat Islam dan pemerintahnya dalam memecahkan berbagai masalah.

Melalui tulisan tersebut jelaslah bahwa kesan negatif orang-orang Barat terhadap umat Islam tidaklah semuanya benar.
Model penelitian Islam melalui pendekatan kawasan juga dilakukan oleh Arthur Goldschmidt Jr dalam tulisannya yang berjudul A Concise History of The Middle East. Ia berhasil mendiskripsikan secara komprehensif berbagai peristiwa yang terjadi di Timur Tengah sepanjang berkaitan dengan Islam mulai sejak kedatangannya sampai perkembangannya yang terakhir. Hasil penelitian tersebut berguna sebagai informasi awal untuk melakukan penelitian sejarah, karena penelitian tersebut dikategorikan sebagai penelitian literatur yang didukung dengan survey dan dianalisis dengan pendekatan sejarah dan perbandingan.