Menjadi Pemimpin Untuk Wilayah Dengan 2/3 Perairan

Menjadi Pemimpin Untuk Wilayah Dengan 2/3 Perairan

Menjadi Pemimpin Untuk Wilayah Dengan 2/3 Perairan

Menjadi Pemimpin Untuk Wilayah Dengan 2/3 Perairan
Menjadi Pemimpin Untuk Wilayah Dengan 2/3 Perairan

 

Apabila menjadi seorang pemimpin yang memiliki wilayah sebagian 2/3 perairan <<
Jika saya menjadi seorang pemimpin wilayah dengan sebagian 2/3 perairan, maka hal yang akan saya lakukan untuk kesejahteraan seluruh rakyat, saya akan mengakomodasikan beberapa kebutuhan masyarakat untuk mempermudah kegiatannya. Kegiatan yang berlangsung seperti halnya import dan eksport, dalam hal ini saya sebagai pemimpin akan membeli sebagian kebutuhan dengan anggaran yang sudah terencana, yaitu kebutuhan akan di udara, darat, dan laut. Membeli beberapa armada untuk memenuhi dan menanggulangi transportasi lalu lintas perdagangan baik itu import maupun eksport agar supaya barang-barang import atau eksport yang mudah rusak bisa teratasi dengan cepat dan baik untuk mengurangi nilai uang yang keluar lebih banyak lagi. Dengan begitu masyarakat tidak akan banyak mendapat rugi dan waktu pendistribusian pun berjalan tepat waktu. Seandainya ada sesuatu hal yang tidak diduga maka saya sebagai pemimpin membuat jalan alternatif khusus untuk perjalanan laut ketika cuaca tidak mendukung maka dapat dialihkan menggunakan fasilitas udara.

Saya sebagai pemipin wilayah ini juga akan sangat memperhatikan

mana-mana wilayah-wilayah yang bersebelahan dengan negara tetangga, saya akan membeli armada sepreti pesawat serta menciptakan susana perbatasan menjadi lebih layak dan lebih aman lagi dari musuh dengan menciptakan rumah pengintai dan rumah anti peluru serta alat-alat yang mampu mendeteksi lawan. Dan saya akan menciptakan petugas pengamanan baik darat, udara, dan lautan. Sehingga negara ini menjadi lebih aman.

Untuk pulau-pulau terluar yang berbatasan langsung

dengan negara tetangga seperti malaysia, dan lain sebagainya, saya akan lebih memprioritaskan lagi agar negara asing itu  tidak mengambil alih pulau-pulau kami Indonesia seperti pulau Sebatik, Natuna dll sebagai pulau yang di rebut oleh negara asing itu. Dan soal budaya akan saya patenkan semua ke UNESCO agar kebudayaan dari bangsa kami baik itu wayang, reog, tarian, lagu, makanan, minuman, keris, apapun itu dan lain sebagainya di Indonesia tidak di curi dan diaku-akui oleh negara tetangga.

Dengan 2/3 perairan dapat juga saya manfaatkan untuk area wisata laut

membuat beberapa wahana air di pantai-pantai sekitar. Memelihara biota laut seperti ikan-ikan dan karang-karang dengan membuat tempat budidaya ikan dan karang yang terancam. Tidak lupa saya akan mengajak masyarakat dalam program melestarikan pantai dari abrasi air laut dengan adanya hutan mangrove.