Macam Macam Gerhana Matahari dan Bulan 

Macam Macam Gerhana Matahari dan Bulan

Macam Macam Gerhana Matahari dan Bulan 
Macam Macam Gerhana Matahari dan Bulan

Terdapat beberapa jenis gerhana matahari diantaranya:

Gerhana Matahari Total

Gerhana matahari ini terjadi ketika sinar matahari yang menuju bumi terhalang sepenuhnya oleh bayang-bayang bulan. Pada ketika itu kedudukan bumi, bulan dan matahari berada pada satu garis lurus. Fenomena gerhana matahari total ibarat ini pastinya sangat jarang terjadi dan mungkin seseorang hanya sanggup melihat gerhana ini sekali dalam seumur hidup. Meskipun jarang terjadi, jangan memaksakan diri untuk melihat gerhana ini dengan mata telanjang. Karena hal tersebut sangat berbahaya, untuk melihatnya sebaiknya melalui pengamanan alat khusus ataupun melalui rekaman.

Gerhana Matahari Sebagian

Gerhana matahari sebagian terjadi ketika sinar matahari yang menuju bumi terhalangi oleh bayang-bayang penumbra bulan. Ketika gerhana ini berlangsung, akan terlihat sebagian cakram matahari tertutup cakram bulan.

Gerhana Matahari Cincin

Gerhana matahari ini terjadi ketika bumi mengalami lanjutan umbra bulan yakni ketika bulan berada pada titik terjauh dari bumi. Gerhana ini sanggup ditandai dengan adanya garis cahaya membentuk bulat cincin yang mempunyai lubang hitam ditengahnya.

Gerhana Matahari Hibrid

Gerhana hibrid bergerak antara gerhana total dan cincin. Saat titik tertentu di permukaan bumi, gerhana ini muncul sebagai gerhana total, sedangkan pada titik-titik lain muncul sebagai gerhana cincin. Fenomena gerhana matahari hibrid relatif jarang terjadi.

Macam Macam Gerhana Bulan

Berdasarkan bagaimana bulan memasuki bayangan bumi tersebut, gerhana bulan dibedakan menjadi 3 macam, diantaranya:

Gerhana Bulan Total

Gerhana bulan total terjadi apabila bulan sempurna berada pada bayangan umbra bumi. Saat hanya sebagian bulan yang masuk ke umbra, maka akan terjadi gerhana sebagian. Ketika hal ini terjadi, bulan terlihat ibarat sabit tebal yang kemudian menipis seiring dengan banyaknya kepingan bulan yang masuk ke umbra bumi. Menjelang gerhana bulan total terjadi yakni ketika sebagian besar bulan telah masuk ke umbra bumi, kepingan umbra yang tadinya gelap akan tampak memerah. Begitu pula ketika bulan telah masuk seluruhnya ke dalam umbra, bulan juga akan tampak memerah dan bukannya gelap total.

Warna kemerahan tersebut berasal dari cahaya Matahari yang masih diteruskan oleh atmosfer Bumi. Atmosfer bumi mengakibatkan langit siang hari menjadi biru dan langit fajar atau senja menjadi merah sebab efek hamburan Rayleigh. Saat fajar/senja lintasan cahaya Matahari di atmosfer lebih besar sebab posisi matahari hampir sejajar dengan horizon. Saat itu, cahaya biru matahari dihamburkan oleh partikel di atmosfer, sedangkan cahaya merah diteruskan. Akibatnya hanya cahaya merah saja yang terlihat.

Gerhana Bulan Sebagian

Gerhana bulan sebagian terjadi apabila sebagian bulan berada pada bayangan umbra bumi dan sebagian lagi berada pada penumbra bumi. Pada ketika gerhana ini terjadi permukaaan bulan akan terlihat gelap dan memerah, sedangkan sebagian lagi akan tampak normal.

Gerhana Bulan Penumbra

Gerhana bulan penumbra terjadi ketika bulan sempurna berada di bayangan penumbra bumi. Pada ketika itu, bulan hanya akan tampak sedikit redup dari biasanya. Perubahan ini biasanya sulit dideteksi dengan mata dan hanya sanggup diukur dengan alat khusus.

Sumber: https://www.seputarpengetahuan.co.id/2017/11/pengertian-integritas-fungsi-tujuan-manfaat-ciri-ciri-pribadi.html