Konsep Dasar

Konsep Dasar

Keberadaan  organisasi (organization) sebenarya setua sejarah  peradaban manusia dimuka bumi, sepanjang hidupnya manusia telah menggabungkan diri dengan orang lain untuk mencapai tujuan bersama. Namun, tidak semua oarang sadar bahwa mereka sebernyaa telah berorganisasi. Berkembangnya kesadaran mengenai pentingnya organisasi bagi setiap orang sebenarnya melalui perjalanan yang amat lamban dibandingkan dengan peradaban manusia itu sendiri, karena baru dalam  beberapa dasawarsa terakhir orang mulai cendeung untuk melakukan studi tentang organisasi. Beserta perilakunya secara mendalam.

Apa yang dikatakan orang tentang organisasi tak ubahya sebagai wadah dan alat untuk mencapai tujuan merekayang didalamnya terdapat norma-norma yang harus dipedomani dan nilai yang dipegang teguh.

Organisasi dapat didefinisikan sebagai kelompok orang yang saling berinteraksi dan bekerja sama untuk merealisasikan tujuan bersama. Bedasarkan definisi tadi jelaslah bahwa dalam suatu organisasi minimum mengandung tiga elemen yang saling berhubungan. Ketiga elemen organisasi tersebut adalah.

  1. Sekelompok orang.
  2. Interaksi dan keja sama, serta.
  3. Tujuan bersama.

Salah satu ciri utama dari suatu organisasi adalah adanya sekelompok yang menggabungkan diri dengan suatu ikatan norma,peraturan,ketentuan dan kebijakan yang telh dirumuskan dan masing-masing pihak siap untuk menjalankannyadengan penuh tanggung jawab.

Ciri yang kedua adalah bahwa dalam suatu organisasi yang terdiri dari sekelompok orang tersebut saling mengadakan hubungan timbal-balik, salng memberi dan menerima,dan juga saling bekrja sama untuk melahirkan dan merealisasikan maksud (purpose), sasaran,  (objektif )dan tujuan (goal).

Cara yang ketiga adalah bahwa dalam suatu organisasi yang terdiri atas sekelompok orang yang saling berinteraksi dan bekerja sama tersebut diarahkan pada suatu titik tertentu, yaitu tujutn bersama dan igin merealisasikan.

Setiap organisasi memiliki tujuan yang telah dirumuskan secara bersama-sama tang hendak direalisasikan tersebut dapat merupakan tujuan jangka panjang maupun tujutn jangka pendek mungkin  juga tujuan yang pencapaiannya secara rutin maupun tujuan yang pencapaiannya scara berkala saja.

Oleh karna itu, organisasi dikatakan sebagai wadah berarti suatu tempat orng yang berinteraksi dan bekerja sama,sedangkan organisasi dikatakan sebagai alat berarti sebagai alat untuk merealisasikan tujuan bersama diantara orang yang berinteraksi dan bekerja sama tersebut. Selain itu organisasi dapat diartikan dalam arti dinamis maupn dalam arti statis. Organisasi dalam arti dinamis adalah seutu proses penetapan dan bagian kerja yang dilakukan, pembatasan tugas dan kewajiban, otoritas dan tanggung jawab, sera penetapan hubungan diantara elemen organisasi. Dengan demikian, orang yang bergabung dalm organisasi tersebut dapat bekerja sama untuk merealisasikan tujuan bersama secara efisien dan efektif.

Organisasi dalam arti satis adalah suatu bagan atau struktur yang bewujud dan bergerakdemi pencapaian tujuan bersama, dalam istilah lain dapat disebut sebagai stuktur atau tata raga organisasi, jadi stuktur organisasi adalah suatu manifestasi/perwujudan dan organisasi yng menunjukan hubungan antara fungsi otoritas dan tanggung jawab yang saling berinteraksi dari orang yang dibri tugas dan tanggung jawab atas setiap aktivitas. Stuktur organisasi dapat dipandang sebagai desain yang dan utuh yang menunjukan hubungan fungsi dari masing-masing orang yang terkait didalamnya, jadi, organisasi dalam arti dinamis lebih cenderung disebut organisasi sebagai suatu wadah.

Gareth morgan (1986) dan stephen P. Robin (1990:12-13) mengemukakan bahwa organisasi sering kali dikonsepkan karena dengan cara yang berbeda. Cara tersebut antara lain sebagai berikut.

  1. Kesatuan rasional dan mengejar tujuan

Organisasi untuk mencapai tujuan dan perilaku para anggota organisasi dapat dijelaskan sebagai pengejaran rasional terhadaptujuan tersebut.

  1.        Koalisi dan para pendukung (konstituensi) yang kuat

Organisasi terdiri atas kelompok yaang masing-masing memcoba untuk memuaskan kepentingan sendiri. Kelompok tersbut menggunakan kekuatan mereka untuk mempengaruhi sumber daya organisasi.

  1.       Sistem terbuka

Organisasi adalah sistem transformasi masukan dan keluaran yang bergantung pada lingkungan untuk kelangsunganhidupnya.

  1.       Sistem yaang memproduksi arti 

Organisasi adalah kesatuan yang diciptakan secara artifisial, maksudnya diciptakan secara simbolis dan mempertahankan oleh manajemen.

  1.     sistem yang digabungkan secara longgar

Organisasi terdiri atas unit-unit yang relatif berdiri sendiri, dapat mengejar tujuan yang tidak sama, atau bahkan saling bertentangan.

  1.      Sistem politik  

Organisasi terdiri atas  pendukung internal yang mencoba memperoleh kendali dalam proses pengambilan keputusan agar dapat memperbaiki posisi mereka.

  1.     Alat dominasi

Organisasi menempatkan para anggotanya kedaalam kotak-kotak pekrjaan yang menghambat apa yang dapat mereka lakukan dan individu yang dengannya mereka dapat berinteraksi. Selain itu, mereka diberi atasan yang memiliki kekuasaan terhadap mereka.

  1.    Unit pemprosesan informasi

Organisasi menafsirkan lingkungannya, mengorganisasikan aktivitas dan memudahkan pembuatan keputusan dengan memproses  informasi secara horizontal dan vertikal melalui sebuah  sesuai struktur hierarki.

  1.     Penjara psikis

Organisasi menghambat para anggota dengan membuat deskrpsi pekerjaan, divisi dan perilaku standard, yang dapat diterima dan tidak dapat diterima. Pada saat diterima oleh anggota, semua itu menjadi penghalang artifisial yang membatasi pilihan.

  1.   kontrak sosial

Organisasi terdiri atas sejumlah persetujuan yang tidak tertulis ketika para anggota, melakukan perilaku tertentu dan untuk itu mereka mnerima imbalan.

Berdasarkan diskripsi tentang organisasi diatas, pengorganisasian (organizing) adalah bagian kerja yang direncanakan untuk diselesaikan oleh anggota kesatuan pekerjaan, penetapan hubungan antara pekerjaan yang efektif di antara mereka, dan pemberian lingkungan dan fasilitas pekerjaan yang wajar sehingga mereka bekerja secara efisien pengorganisasian juga dapat didefinisikaan juga sebagai suatu pekerjaan juga membagi tugas, mendelegasikan otoritas, dan pentapan aktivitas ynag hendik dilakukan oleh manajer pada seluruh hierarki organisasi.

sumber :

https://twelvetribesonline.com/car-driving-academy-apk/