Jenis Paragraf Berdasarkan Posisi Kalimat Utama

Jenis Paragraf Berdasarkan Posisi Kalimat Utama

Jenis Paragraf Berdasarkan Posisi Kalimat Utama

Jenis Paragraf Berdasarkan Posisi Kalimat Utama
Jenis Paragraf Berdasarkan Posisi Kalimat Utama

Berdasarkan dari posisi kalimat utama, maka paragraf ini dibagi empat jenis :

a. Paragraf Dedukatif

Kalimat utama yang ditempatkan pada kepingan awal paragraf akan membentuk paragraf dedukatif, yaitu cara penguraian yang menyajikan pokok permasalahan lebih lampau, kemudian menyusul uraian terinci terkena pandangan gres pokok (mengikuti urutan umum-khusus)
misal : Media massa ialah salah satu masukana yang penting untuk membina dan membuatkan bahasa Indonesia. Melalui media massa setiap hari disebarkan isu yang menggunakan bahasa sebagai masukananya. Dalam penyebaran isu ini, media massa senantiasa memperhatikan pemakaian bahasa indonesia. Berdasarkan hubungan tersebut, media massa sudah memdiberi pinjaman yang berharga bagi pembina dan pengembangan bahasa Indonesia.

b. Paragraf Induktif

Kalimat utama yang ditempatkan pada kepingan final akan membentuk pragraf induktif, yaitu cara penguraian yang menyajikan klarifikasi terlebih lampau kemudian diakhiri dengan pokok pembicaraan (mengikuti uraian khusus-umum).
misal :
Komputer sanggup dijadikan alat hiburan. Banyak komputer yang dilengkapi oleh pasilitas gambar tiga dimensi dan tata bunyi yang memukau. Hal ini sejalan dengan perkembangan internet. Oleh sebab itu, beberapa komputer sekarang dirancang dengan mutu dan fungsi yang makin meningkat sesuai dengan aflikasinya.

c. Paragraf Deduktif-Induktif

Kalimat utama yang ditempatkan dibagian awal dan kepingan final akan membentuk paragraf deduktif-induktif (campuran). Kalimat pada kepingan final lebih bersifat mengulang atau menegaskan kembali gagasan utama pada kepingan awal. Teknik penguraiannya di mulai dengan pernyataan yang umum kemudian diperjelas dengan yang khusus, kemudian kembali ke yang umum.
misal :
Seorang anak perlu menyenangi dan menikmati acara kreatif. Hal ini sanggup dilakukan dengan cara mengajak si anak melaksanakan acara tersebut bantu-membantu orang renta atau pendidik. Kegiatan ibarat ini sebaiknya dilakukan semenjak usia dini. Semangat dan kegembiraan orang renta dan pendidik dalam melaksanakan hal-hal kreatif akan menular pada si anak. Makara ia pun akan menyenangi dan menikmati acara kreatif itu.

d. Paragraf Penuh Kalimat Utama

Seluruh kalimat yang membentuk paragraf sama pentingnya sehingga tidak satu pun kalimat khusus menjadi kalimat utama. Paragraf jenis ini sering dijumpai dalam uraian-urain yang bersifat deskriptif dan naratif
misal : Pada tengah hari itu pak lurah hadir. Bapak bupati hadir ketempat itu. Tiga jam kemudian kita melihat orang-orang itu berkumpul di arena itu. Tidak pula ketinggalan artis-artis muda belia. Para wartawan pun sudah pula memanfaatkan waktu,

Baca Juga: