IMMANUEL KANT

IMMANUEL KANT

Immanuel Kant adalah seorang filsuf besar yang pernah tampil dalam pentas pemikiran filosofis zaman Aufklarung Jerman menj elang akhir abad ke­18. Lahir pada tanggal 22 April 1724 di Konigsberg, sebuah kota kecil di Prussia Timur. Anak keempat dari seorang pembuat pelana kuda Konigsberg yang setia dengan gerakan Pietisme. Immanuel Kant berkembang dalam suasana kekristenan.

Pada usia delapan tahun Immanuel Kant memulai pendidikan formalnya di Collegium Fredericanum sekolah yang berlandaskan semangat Pietisme. Di sekolah ini ia mendalami bahasa Latin, bahasa yang sering dipakai oleh kalangan terpelajar dan para ilmuwan saat itu untuk mengungkapkan pemikiran mereka.

Immanuel Kant belajar hampir semua mata kuliah yang diberikan di universitas kotanya. Karena alasan keuangan, Kant kuliah sambil bekerja. Kant menjadi guru pribadi di beberapa keluarga kaya di Konigsberg. Di universitasnya dia berkenalan baik dengan Martin Knutzen (1713-1751), dosen yang mempunyai pengaruh besar terhadap Kant. Knutzen adalah seorang murid dari Chistian Von Wolff (1679-1754), dan seorang profesor logika dan metafisika. Meskipun demikian, ia menaruh minat khusus pada ilmu alam, dan sanggup mengajarkan fisika, astronomi dan matematika.

Tahun 1755, Immanuel Kant memperoleh gelar “Doktor” dengan disertasi berjudul “Penggambaran Singkat dari Sejumlah Pemikiran Mengenai Api (Meditationum Quarundum de Igne Succinta Delineatio), sebuah karya di bidang ilmu alam. Setelah itu, Immanuel Kant bekerja sebagai privatdozent di Konigsberg dengan mengajarkan mata kuliah: metafisika, geografi, pedagogi, fisika dan matematika, logika, filsafat, teologi, ilmu falak, dan mineralogi. Kant dijuluki dengan “Sang Guru yang Cakap” (Der Schone Magister) karena cara mengajarnya hidup dengan kepandaian seorang orator. Immanuel Kant mampu menggerakkan pikiran dan perasaan para pendengarnya, dan dengan ketajaman pikirannya

sumber :

https://solopellico3p.com/beli-mobil-bekas/