HPN 2018, Ratusan Pelajar SMA di Padang Diberi Pelatihan Jurnalistik

HPN 2018, Ratusan Pelajar SMA di Padang Diberi Pelatihan Jurnalistik

HPN 2018, Ratusan Pelajar SMA di Padang Diberi Pelatihan Jurnalistik

HPN 2018, Ratusan Pelajar SMA di Padang Diberi Pelatihan Jurnalistik
HPN 2018, Ratusan Pelajar SMA di Padang Diberi Pelatihan Jurnalistik

Klinik jurnalisme untuk 200 pelajar SMA/SMK di Kota Padang dilangsungkan di Auditorium RRI Padang

. Kegiatan ini merupakan pelatihan jurnalisme secara mendalam untuk siswa dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2018

Pelatihan ini sebenarnya sudah dimulai sejak Januari 2018. Tim dari RRI Padang telah melakukan pelatihan jurnalisme dalam bentuk reportase dan menulis berita untuk siswa SMA/SMK,” ungkap Kepala RRI Padang, Enderiman Butar-Butar, Selasa (6/1).

Melalui pelatihan secara bergiliran di 20 SMA/SMK di Kota Padang, terang Enderiman,

tim memilih siswa-siswi yang dinilai cakap dan memiliki kemauan belajar jurnalisme. Mereka yang terpilih dikumpulkan kembali untuk mendapat pelatihan mendalam.

Sementara itu, Direktur Utama RRI, M. Rohanuddin menjelaskan, reportase pelajar merupakan program RRI untuk menyiapkan generasi milineal agar tidak menjadi korban berita palsu yang kini sedang menyerang Indonesia.

“Lalu lintas informasi di media sosial semakin gencar. Anak-anak kita tidak tahu lagi mana yang berita hoax

atau berita asli. Kalau mereka dibekali ilmu jurnalistik, mereka bisa menyaring dan menganalisa berita, sehingga informasi tidak ditelan mentah-mentah,” jelasnya.

M. Rohanuddin menambahkan, klinik jurnalisme ini merupakan bentuk komitmen RRI sebagai media publik untuk ikut mencerdaskan generasi penerus. Mereka yang telah dibekali ilmu jurnalistik, bisa berkontribusi menyampaikan laporan peristiwa atau kegiatan di lingkungan sekolah atau sekitarnya.

“RRI berikan waktu untuk mereka melaporkan kegiatan atau kejadian aetiap hari. Di portal berita rri.co.id, pelajar juga diberikan kanal reportase pelajar,” beber Rohanuddin.

Sementara itu, pelatihan jurnalistik bagi siswa disambut baik oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat. Perwakilan Dinas Pendidikan Sumatera Barat, Bustavidia mengatakan, ilmu komunikasi yang didapat siswa menjadi bekal bagi mereka untuk lebih percaya diri dalam berbicara dan menulis.

“Ini bekal baik bagi siswa menghadapi pendidikan tinggi. Atau bahkan modal tambahan bagi siswa SMK untuk terjun ke dunia kerja,” ulasnya

 

Sumber :

https://rushor.com/sejarah-pasar-modal/