Gubernur Jabar Tanggapi PPDB 2019

Gubernur Jabar Tanggapi PPDB 2019

Gubernur Jabar Tanggapi PPDB 2019
Gubernur Jabar Tanggapi PPDB 2019

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil menanggapi bahwa Proses Penerimaan

Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2019 di Jabar akan tetap mengikuti sistem yang telah ditentukan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia. Walaupun, masih ada beberapa hal yang harus dikaji dan disesuaikan dengan keadaan lokal atau wilayah di daerah Jabar.

Hal tersebut disampaikan Ridwan Kamil usai mengikuti rapat tertutup dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar mengenai pembahasan PPDB, di Ruang Papandayan Gedung Sate, Jln. Diponegoro No. 22, Kota Bandung, Senin (22/4/2019).

Persoalan mengenai PPDB ini akan disosialisasikan kepada masyarakat selama satu bulan

yang nantinya akan melibatkan Disdik dalam kinerja yang berkenaan dengan kelancaran proses sosialisasi.

“Jabar tetap mengikuti surat edaran yang diberikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang sistem zonasi sebanyak 90 persen dan penyesuaian berdasarkan terjemahan di beberapa wilayah lokal di Indonesia,” ujarnya.

Proses PPDB membutuhkan informasi yang mendetail, mulai dari teknis hingga aksi di lapangan.

Hal tersebut harus diselaraskan dengan Peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 51 Tahun 2018 tentang PPDB Tahun Ajaran 2019/2020.

Terkait Permendikbud tersebut, sistem zonasi menjadi acuan dari seluruh aturan PPDB. Di mana akan dibagi menjadi 3 jalur, yaitu zonasi, prestasi, dan perpindahan peserta didik.

Seperti tercantum dalam Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018, pemerintah meneguhkan dan menyempurnakan sistem zonasi yang sudah dikembangkan. “PPDB memiliki informasi yang sangat mendetail mengenai berbagai teknisnya. Sehingga, membutuhkan pembahasan yang mempunyai proses panjang,” tuturnya.***

 

Baca Juga :