Fungsi dan Asas Pajak

Fungsi dan Asas Pajak

Fungsi dan Asas Pajak

Fungsi dan Asas Pajak
Fungsi dan Asas Pajak

Fungsi pajak

Fungsi Anggaran

Fungsi pajak sebagai anggaran atau budgetair ialah dimana pajak digunakan sebagai sistem atau alat untuk memasukkan dana secara optimal ke kas negara berdasarkan undang-undang yang berlaku.

Fungsi Pengatur

Pajak berfungsi sebagai pengatur (Regulerend) ekonomi negara, hal tersebut demi kepentingan dan kemajuan negara. Fungsi Pengatur dilakukan dengan cara memanfaatkan dana pajak dengan sebaik mungkin.

Fungsi Pemerataan

Melalui pengutipan pajak bisa terjadi pemerataan pendapatan penduduk, lantaran hasil pengutipan pajak digunakan untuk banyak sekali acara pembangunan.

Fungsi Stabilisasi

Pajak berfungsi untuk menjaga kestabilan negara. Contohnya ialah pengendalian terhadap inflasi (peningkatan harga).

Asas Pemungutan Pajak

Keadilan (Equality)
Pemungutan pajak harus adil, artinya setiap wajib pajak mempunyai hak dan kewajiban yang sama dalam perpajakan, dilarang ada deskriminasi. Namun pemungutan pajak harus tetap sesuai dengan kemampuan wajib pajak. Oleh alasannya ialah itu dalam konsep ini terdapat dua keadilan yaitu :

Keadilan Horizontal, artinya Wajib pajak yang mempunyai penghasilan dan tanggungan yang sama harus mempunyai hak dan kewajiban yang sama pula tanpa ada diskriminasi dan tidak mempertimbangkan jenis dan sumber penghasilan.
Keadilan Vertikal, artinya pemungutan pajak berlangsung secara adil sesuai dengan kondisi ekonomi dan kemampuan subjek pajak.

Kejelasan (Certainty)
Segala sesuatu dalam acara perpajakan harus jelas, wajib pajak harus mengetahui berapa pajak yang harus dibayar, kapan pembayarannya dan batas waktu pembayaran pajak terutang tersebut secara jelas. Kejelasan tersebut akan menciptakan wajib pajak mengetahui kepastian hukum, hak dan kewajiban yang dimilikinya dalam acara perpajakan.

Kenyamanan (Convenience)
Kegiatan pemungutan pajak harus memperhatikan kenyamanan wajib pajak sehingga tidak mempersulit mereka untuk memenuhi kewajibannya. Intinya, wajib pajak tidak dipersulit dalam pembayaran pajak, misalnya pajak dibayarkan ketika wajib pajak gres mendapat penghasilan, tidak pada dikala yang menyulitkan. Asas ini bertujuan supaya pembayaran pajak dilakukan sesuai dengan aturan.

Economics
Biaya pemungutan pajak harus seminim mungkin, tetapi bisa menghasilkan kas yang optimal. Asas ini bertujuan supaya pemerintah bisa menyesuaikan sistem pajak dengan pendapatan pemungutan.

Baca Juga: