Ciri-ciri Model Pembelajaran Berbasis Portofolio

 Ciri-ciri Model Pembelajaran Berbasis Portofolio

  1. a)Portofolio sebagai proses belajar mengajar diawali dengan isu atau masalah yang memerlukan suatu pemecahan (problem solving),
  2. b)Portofolio sebagai proses belajar dilakukan secara berkelompok.

Selain ciri-ciri di atas, ciri-ciri portofolio juga tercermin dalam langkah-langkahnya,yaitu :

  1. a)Mengidentifikasi masalah yang ada di masyarakat,
  2. b)Memilih suatu masalah untuk dikaji di kelas,
  3. c)Mengumpulkan informasi yang terkait dengan masalah yang dikaji,
  4. d)Membuat portofolio kelas,
  5. e)Menyajikan  portofolio/dengar pendapat (show case),
  6. f)Melakukan refleksi pengalaman belajar.

      Dophan dalam Acep S. (1997:24) mengemukakan, ciri-ciri portofolio sebagai berikut :

  1. a)ada keterlibatan langsung hasil kerja/karya siswa secara nyata,
  2. b)Mengumpulkan beberapa hasil kerja/karya yang terbaik,
  3. c)Mengumpulkan dan menyimpan hasil kerja siswa,
  4. d)Memilih kriteria untuk menilai portofolio hasil kerja siswa,
  5. e)Mengharuskan siswa untuk menilai dirinya secara terus menerus berdasarkan hasil portofolionya,
  6. f)Menentukan waktu untuk membahas portofolio,
  7. g)Melibatkan orang tua dan masyarakat dalam proses penilaian portofolio.
  1. Prinsip-prinsip Model Pembelajaran Berbasis Portofolio
  2. A)Prinsip Belajar Siswa Aktif

Proses pembelajaran dengan menggunakan Model Pembelajaran Berbasis Portofolio (MPBP) berpusat pada siswa. Dengan demikian model ini menganut prinsip belajar siswa aktif. Aktivitas siswa hampir di seluruh proses pembelajaran, dari mulai fase perencanaan di kelas, kegiatan di lapangan, dan pelaporan. Dalam fase perencanaan aktifitas siswa terlihat pada saat mengidentifikasi masalah  dengan menggunakan teknik bursa ide (brain storming). Setiap siswa boleh menyampaikan masalah yang menarik baginya di samping tentu saja yang berkaitan dengan materi pelajaran. Setelah masalah terkumpul, siswa melakukan voting untuk memilih salah satu masalah dalam kajian kelas.

  1. B)Kelompok Belajar Kooperatif

Prinsip ini merupakan proses pembelajaran yang berbasis kerjasama. Kerja sama antar siswa dan antar komponen-komponen lain di sekolah, termasuk kerja sama sekolah dengan orang tua siswa dan lembaga terkait. Kerja sama antar siswa jelas terlihat pada saat kelas sudah memilih satu masalah untuk bahan kajian bersama. Semua pekerjaan disusun, orang-orangnya ditentukan, siapa mengerjakan apa, merupakan satu bentuk kerjasama itu.

baca juga :