Cara Budidaya Pepaya California

Cara Budidaya Pepaya California

Cara Budidaya Pepaya California

 

Cara Budidaya Pepaya California

Pepaya adalah buah serba guna,yang masih muda bisa dibikin sayur,manisan, yang mengkal bisa buat obat, yang matang bisa dijadikan buah meja.Macam macam jenis pepaya,ada pepaya wulung, pepaya jingga, pepaya bangkok dan yang lagi ngetrand adalah pepaya california. Jenis California punya kelebihan,lebih manis,tidak mudah busuk,waktu panen lebih singkat dibanding varitas lain.Karena itulah banyak petani yang membudidayakan jenis ini karena keuntungannya sangat menjanjikan.Berikut ini kami sampaikan artikel Cara Budidaya Pepaya California dengan harapan bisa menambah referensi pengetahuan bagi siapa saja yang minat mengembangkannya.

Pepaya California bisa tumbuh di ketinggian 100- 1000 mdpl dengan curah hujan 1000-2000mm/tahun pada suhu 22-28 derajat celcius.Pada ketinggian di atas 700mdpl pepaya masih berbuah bagus tapi rasa manisnya sudah berkurang. Disarankan bukan daerah yang selalu ada angin terus menerus,karena disaat terjadi angin kencang proses penyerbukan tidak optimal.Disamping itu tanah harus subur ,gembur , mudah meresap air, bukan tanah liat.

1. PersyaratanPembibitan Benih

Belilah benih bersertifikat yang banyak dijual di Toko Toko pertanian,kalaupun akan membuat biji sendiri harus jangan asal asalan.Biji-biji yang akan disiapkan sebagai bibit sebaiknya diambil dari buah-buah yang masak benar dan dari pohon pilihan. Buah yang menjadi pilihan tersebut lalu dibelah dua dan diambil bijinya, kemudian dicuci bersih sampai kulit yang menyelubungi biji terbuang, lalu dikeringkan dengan cara diangin anginkan. Biji segar adalah biji yang baik digunakan sebagai bibit. Bibit sebaiknya jangan diambil dari pohon yang sudah tua juga jangan buah pertama.

2. Penyiapan benih

Untuk tiap hektarnya, dibutuhkan benih sebanyak 60 -100 gram (± 2000 tanaman). Benih direndam dengan larutan ATONIK 2 cc/liter dengan waktu 1-2 jam, ditiriskan, kemudian ditebari Natural GLIO, baru disemai dengan polybag ukuran 20 x 15 cm. Media yang dipergunakan adalah campuran 2 ember tanah yang diayak, lalu ditambah 1 ember pupuk kandang yang sudah matang dan diayak kemudian ditambah 50 gram TSP yang dihaluskan.

3. Teknik penyemaian

– Benih ditanamkan pada kedalaman 1 cm lalu tutup dengan tanah. Penyiraman dilakukan setiap hari. Benih yang telah berkecambah terlihat tumbuh setelah 12-15 hari. Dengan ketinggian sekitar 15-20 cm atau usia yang menginjak 45-60 hari, bibit sudah siap ditanam.
– Penyemaian dilakukan 2 atau 3 bulan sebelum bibit persemaian itu dipindahkan ke kebun.Ingat jangan memindahkan bibit pada siang hari,lakukanlah pada pagi hari apa sore hari setelah panas matahari tidak menyengat.

4. Pemeliharaan semaian

Pada persemaian, biji-biji ditaburkan pada barisan dengan jarak 5 – 10 cm. Biji jangan sampai dibenam dalam-dalam, cukup 1 cm. Biji-biji akan tumbuh sesudah 3 minggu ditanam. Dengan interval 1 minggu sekali, semprotkan Atonik yang dicampur EM4 sesuai dosis anjuran.Bila sedang musim hujan jangan lupa tambahkan perekat daun.

5. Pemindahan bibit

Bibit-bibit yang berumur 2–2,5 bulan adalah bibit yang sudah dewasa, dan dapat dipindahkan pada permulaan musim hujan.Tanamlah bibit disaat pagi hari ,atau sore hari di atas jam 2 siang.

 

6. Pengolahan Tanah

Untuk pengolahan tanah, langkah-langkahnya sebagai berikut:
– Lahan dibersihkan dari segala macam gulma, lalu dicangkul / dibajak dan kemudian digemburkan.
– Bedengan berukuran lebar 200 – 250 cm, dan tinggi 20 – 30 cm, panjang secukupnya, jarak antar bedengan 60 cm.
– Buat lubang dengan ukuran 50 x 50 x 40 cm di atas bedengan, dengan jarak tanam 2 x 2,5 m.
– Apabila tanahnya bersifat asam (pH kurang dari 5), sebaiknya sesaat setelah diberi pupuk yang matang, perlu ditambah ± 1 kg Dolomit dan biarkan 1-2 minggu.
– Sebelum diberi pupuk, tanah harus dikeringkan satu minggu. Setelah itu, baru ditutupi dengan tanah campuran 10 kg pupuk kandang yang telah matang serta pupuk PETRO ORGANIK 5 kg ditambah NPK sebanyak 2 ons.Jangan sekali kali menggunakan kotoran ayam yang masih baru untuk pupuk bisa berakibat tanaman layu{pengalaman penulis}.

7. Pembuatan lubang penanaman

Lubang berukuran 50 x 50 x 50 cm digali secara berbaris. Lubang-lubang tersebut selanjutnya biarkan kosong. Setelah itu, lubang-lubang diisi dengan tanah berkomposisi campuran pupuk kandang sebanyak 2 – 3 blek. Lubang – lubang ditutupi gundukan tanah dan dibiarkan 1 minggu hingga tanah mengendap. Setelah itu lubang-lubang siap ditanami.Setelah satu minggu kita perhatikan di sekitar lubang ada nggak lubang hewan gasir di situ,kalau ada gasir harus kita bersihkan karena akan menjadi hama yang sangat berbahaya.(Gasir adalah hewan seperti jangkrik tapi postur tubuhnya lebih besar sukanya makan pucuk daun pepaya yg masih kecil}.

 

8. Cara penanaman

Setiap lubang diisi 3-4 buah biji. Beberapa bulan berikutnya, akan dapat dilihat tanaman jantan dan betina atau berkelamin dua.

Penjarangan serta penyulaman

Penjarangan dilakukan agar memperoleh tanaman betina dan jantan. Ini dilakukan pada saat tanaman mulai berbunga.

 

9. Pemeliharaan

Kapan waktu dan banyaknya kebun tersebut disiangi tidak dapat ditentukan, tergantung dari keadaan.

a.Pemupukan

Pupuk yang digunakan untuk menunjang kesuburan pohon pepaya selama masa tanam sebaiknya pupuk organik. Sedang untuk cara pemberian pupuknya:
– 1 minggu setelah ditanam, beri pupuk kimia dengan komposisi 50 gram ZA, 25 gram Urea, 50 gram TSP, dan 25 gram KCl.
– Satu bulan kemudian, berikan komposisi 75 gram ZA, 35 gram Urea, 75 gram TSP, dan 40 gram KCl
– Saat umur 3-5 bulan, lanjutkan dengan komposisi 75 gram ZA, 50 gram Urea, 75 gram TSP, 50 gram KCl
– Menginjak umur 6 bulan dan tiap 1 bulan sekali, lanjutkan dengan 100 gram ZA, 60 gram Urea, 75 gram TSP, dan 75 gram KCl

b.Pengairan

Pepaya memerlukan cukup air tetapi tidak tahan dengan genangan air. Maka pengairan dan pembuangan air harus diatur dengan seksama.Saluran harus bersih dari rumput agar bila hujan tidak ada air tergenang.

c.Pengendalian hama serta penyakit

Salah satu hama pengganggu tanaman pepaya California adalah kutu tanaman (Aphid sp., Tungau). Panjangnya kira-kira 2 – 3 mm serta berwarna hijau, kuning atau hitam. Ada sepasang tonjolan tabung pada bagian belakang perut, bersungut dan berkaki panjang. Yang dewasa ada yang bersayap dan tidak. Untuk pengendaliannya, semprot dengan Natural BVR atau PESTONA secara bergantian. Penyakit tanaman pepaya adalah penyakit yang disebabkan jamur, virus mosaik, leher akar, pangkal batang, rebah semai, busuk buah, dan nematoda.

 

10. Pemanenan dan Tekhnik pengepakan

Pada usia 8 bulan Tanaman pepaya sudah mulai panen . Dipetiknya harus pada saat buah itu memberikan tanda-tanda kematangan berupa warna kulit menguning. Untuk cara panennya, umumnya pemetikan ditempuh dengan menggunakan “songgo” (berupa bambu yang pada ujungnya berbentuk setengah kerucut). Periode panen sendiri dilakukan setiap 4 hari sekali.Atau disesuaikan dengan kebutuhan.

Apabila mau dikirim ke luar kota sebaiknya buah dipetik pada kondisi setengah matang atau mengkal.Gunakan kotak kayu dan dialasi potongan kertas atau daun pisang kering agar buah tidak rusak dalam perjalanan. Demikianlah anda telah menyimak bisnis rumahan Cara Budidaya Pepaya California, semoga bermanfaat. Terima kasih.

 

 

Sumber : https://anekabudidaya.com/

 Ekstensi Sanksi Rajam

 Ekstensi Sanksi Rajam

Sanksi rajam bagi pelaku zina muhsan tisak secara eksplisit disebutkan dalam Al-Quran, tetapi ekstensinya ditetapkan melalui ucapan dan perbuatan Rasulullah. Adapun hadis yang menyebutkan tentang eksistensi sanksi rajam ini diantaranya sebagai berikut:

عبد اللهِ بنَ عَبَّاسٍ يَقُولُ قَالَ عُمَرُ ابْنُ الخَطَّابِ وَهُوَ جَالِسٌ عَلىَ مِنْبَرِ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم إِنَّ اللهَ قَدْ بَعَثَ مُحَمَّدًا

صَلَّي اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِا لْحَقِّ وَأَنْزَلَ عَلَيْهِ الْكِتَابَ فَكَانَ مِمَّا أُنْزِلَ عَلَيْهِ آيَةُ الرَّجْمِ قَرَأْنَاهَا وَوَعَيْنَهَا وَعَقَلْنَاهَا

 فَرَجَمَ رَسُولُ الله صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَرَجَمْنَا بَعْدَهُ فَأَخْشَى إِنَّ طَالَ بِالنَّاسِ زَمَانٌ أَنْ يَقُولَ قَائِلٌ مَا نَجِدُ الرَّجْمَ فِي كِتَابِ اللهِ

 فَيَضِلُّوا بِتَرْكِ فَرِيْضَةٍ أَنْزلهَا اللهُ وَإِنَّ الرَّجْمَ فِي كِتَابِ اللهِ حَقٌّ عَلَى مَنْ زَنَى إِذَا أَحْصَنَ مِنَ الِّرجَالِ وَالنِّسَاءِ

 إِذَا قَامَت البَيِّنَةُ أَوْ كَانَ الْحَبْلُ أَو الاِعْتِرَافُ

“Abdullah bin Abbas meriwayatkan bahwa Umar bin Khattab berada diatas mimbar Rasulullah SAW (dan berpidato), “Sesungguhnya Allah mengutus Muhammad SAW dengan membawa kebenaran dan menurunkan Al-Quran. Di antara ayat yang diturunkan itu ada ayat tentang rajam. Kami membacanya, mempelajarinya dan memahaminya. Aku takut jiak telah berlalu masa yang panjang, ada orang yang berkata, ‘Kami tidak menemukan rajam di dalam Kitabullah, lalu mereka meninggalkan kewajiban yang diturunkan Allah. Sesungguhnya hukuman rajam itu benar di dalam Kitabullah dan diberlakukan kepada yang telah beristri dan bersuami dari setiap laki-laki dan perempuan. Apabila telah ada bukti yang kuat, terjadi kehamilan, atau pelaku mengaku.” (HR Bukhari)

Jumhur ulama sepakat bahwa walaupun di dalam Al-Quran tidak disebutkan bahwa walaupun didalam Al-Quran tidak disebutkan tentang rajam, hukumna ini tetap diakui eksistensinya.

v  Sanksi Cambuk dan Pengasingan

Berbeda dengan rajam yang tidak secara tegas disebutkan didalam Al-Quran sanksi cambuk bagi pelaku jarimah zina ghairu muhsan secara eksplisit ditegaskan di dalam firman Allah SWT:

الزَّانِيَةُ وَالزَّانِي فَاجْلِدُوا كُلَّ وَاحِدٍ مِنْهُمَا مِأ ئَة جَلْدَةٍ

“ Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap seorang dari keduanya seratus kali dera.” (QS. Al-Nur: 2)

Ayat diatas tidak hanya menyebutkan jumlah cambukan, tetapi juga larangan belah kasih kepada pelaku. Selain itu, proses eksekusi hendaknya disaksikan oleh kaum muslimin agar menimbulkan efek jera dan dapat dijadikan pelajaran berharga. [5]

Adapun hadis yang menjelaskan sanksi pengasingan sebagai pelengkap dari sanksi cambuk sebagai berikut:

عَنْ زَيْدِ بْن خَالِدٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَنْ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم أَنَّهُ  أَمرَ فِيْمَنْ زَنَي وَلَمْ يُحْصَنْ

 بِجَلْدِ مِائَةِ  وَتَغْرِبِ عَامٍ

Dari Zaid bin Khalid Al-Juhani, ia meriwatkan, “Aku mendengar Rasulullah SAW memerintahkan agar orang yang berzina ghairu muhsan dicambuk seratus kali dan diasingkan selama satu tahun.” (HR Bukhari)

Dari hadis tersebut dapat diketahui bahwa sanksi bagi pelaku jarimah zina ghairu muhsan adalah dicambuk seratus kali dan diasingkn. Adapun mengenai waktu pelaksanaannya para ulama berbeda pendapat, apakah sanksi cambuk seratus kali dan pengasingan selama satu tahun harus dilakukan beriringan atau tidak. Masalah tersebut dijelaskan oleh Al-Jaziri sebagai berikut:[6]

sumber :

.WUJUD KEBUDAYAAN

.WUJUD KEBUDAYAAN

Menurut J.J. Hoenigman, wujud kebudayaan dibedakan menjadi tiga: gagasan, aktivitas, dan artefak.

1.Gagasan (Wujud ideal)
Wujud ideal kebudayaan adalah kebudayaan yang berbentuk kumpulan ide-ide, gagasan,nilai-nilai,norma-norma, peraturan, dan sebagainya yang sifatnya abstrak tidak dapat diraba atau disentuh. Wujud kebudayaan ini terletak dalam kepala-kepala atau di alam pemikiran warga masyarakat. Jika masyarakat tersebut menyatakan gagasan mereka itu dalam bentuk tulisan, maka lokasi dari kebudayaan ideal itu berada dalam karangan dan buku-buku hasil karya para penulis warga masyarakat tersebut.

2.Aktivitas (tindakan)
Aktivitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat itu. Wujud ini sering pula disebut dengan sistem sosial. Sistem sosial ini terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang saling berinteraksi, mengadakan kontak, serta bergaul dengan manusia lainnya menurut pola-pola tertentu yang berdasarkan adat tata kelakuan.

3.Artefak (karya)
Artefak adalah wujud kebudayaan fisik yang berupa hasil dari aktivitas, perbuatan, dan karya semua manusia dalam masyarakat berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba, dilihat, dan didokumentasikan. Sifatnya paling konkret di antara ketiga wujud kebudayaan. Dalam kenyataan kehidupan bermasyarakat, antara wujud kebudayaan yang satu tidak bisa dipisahkan dari wujud kebudayaan yang lain. Sebagai contoh: wujud kebudayaan ideal mengatur dan memberi arah kepada tindakan (aktivitas) dan karya (artefak) manusia.

D.FAKTOR YANG MENDORONG DAN MENGHAMBAT PERUBAHAN KEBUDAYAAN

1.Mendorong Perubahan Kebudayaan

adanya unsur-unsur kebudayaan yang memiliki potensi mudah berubah,terutama unsur-unsur teknologi dan ekonomi.adanya individu-individu yang mudah menerima unsur-unsur perubahan kebudayaan terutama generasi muda.

2.Menghambat perubahan kebudayaan

adanya unsur-unsur kebudayaan yang memiliki potensi sukar berubah seperti : adat istiadat,dan keyakinan agama,adanya individu-individu yang sukar menerima unsur-unsur perubahan terutama generasi kolot.

sumbear ”

Tom Clancy’s ShadowBreak 1.3.4 Apk + Data for android

PELAKU-PELAKU EKONOMI

PELAKU-PELAKU EKONOMI

Masyarakat pelaku ekonomi dapat dibagi dalam empat kelompok dan masing-masing mempunyai peranan dan tujuan.

  1. Households atau Rumah Tangga Konsumsi

Peranan RTK dalam kegiatan ekonomi antara lain sebagai berikut:

Sebagai pemilik atau pemasok sumber daya atau faktor produksi yang diperlukan kelompok pelaku ekonomi lainnya.

  1. Bussines atau Rumah Tangga Produksi

Peranan RTP dalam kegiatan ekonomi antara lain sebagai berikut:

Sebagai penghasil atau pemasok barang-barang hasil produksi kelompok masyarakat lainnya.

  1. Government Sector, Rumah Tangga Negara

Peranan RTN dalam kegiatan ekonomi antara lain sebagai berikut:

Sebagai penghasil barang public, sebagai pemakai faktor produksi dari RTK dan dari luar negeri (RTLN).

  1. Foreign Sector, Rumah Tangga Luar Negri

Peranan RTLN dalam kegiatan ekonomi antara lain sebagai berikut: Sebagai penghasil barang dan jasa yang dibutuhkan kelompok pelaku kegiatan ekonomi lainnya, sebagai pemasok faktor produksi yang dibutuhkan kelompok pelaku ekonomi lainnya.

2.3 KEBIJAKSANAAN EKONOMI MAKRO

            Kerangka kerja penawaran dan permintaan agregat menegaskan bahwa di bawah kondisi tertentu, kebijaksanaan ekonomi makro mempunyai peluang untuk meluaskan, atau bahkan memperkecil permintaan.Para pembuat kebijaksanaan memiliki dua kelompok besar alternatif kebijaksanaan yang dapat digunakan untuk mempengaruhi kehidupan ekonomi.

Kebijaksanaan moneter diatur oleh bank sentral (Federal Reserved System).Instrumen kebijaksanaan moneter adalah perubahan cadangan uang yang beredar, perubahan tingkat suku bunga – tingkat diskonto – di mana Bank Sentral meminjamkan uang kepada Bank Komersial, dan pengawasan terhadap sistem perbankan.Kebijakasanaan  fiskal adalah bidang kewenangan parlemen, dan biasanya diprakarsai oleh lembaga  eksekutif. Instrumen kebijaksanaan fiskal adalah tarif pajak dan besarnya tingkat pengeluaran pemerintah.

            Satu dari kenyataan pokok kebijaksanaan adalah bahwa pengaruh kebijaksanaan moneter dan fiskal terhadap perekonomian tidak sepenuhnya dapat diramalkan, baik yang berkaitan dengan waktu maupun tingkat pengaruhnya terhadap permintaan dan penawaran.Kedua aspek ketidakpastian ini merupakan inti dari masalah kebijaksanaan stabilisasi. Kebijaksanaan stabilisasi adalah kebijaksanaan moneter dan fiskal yang dirancang untuk memperlunak fluktuasi perekonomian  –  terutama  fluktuasi pada laju pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan tingkat pengangguran.

            Fluktuasi yang besar pada laju inflasi dan tingkat pengangguran, yang dengan terang-terangan memperlihatkan bahwa kebijaksanaan stabilisasi belum sepenuhnya berhasil menurunkan tingkat kedua variabel tersebut.Kegagalan kebijaksanaan stabilisasi ini terjadi karena unsur ketidakpastian mekanisme kerja dari kebijaksanaan tersebut terhadap perekonomian.

sumber :

https://infotoyotabandung.co.id/built-for-speed-apk/

menanam jahe dengan hasil maximal

menanam jahe dengan hasil maximal

menanam jahe dengan hasil maximal

menanam jahe dengan hasil maximal
menanam jahe dengan hasil maximal

Tanaman jahe

Tanaman ini walau belum sepopuler tanama jagung, tapi sebahagian daerah sudah mulai membudidayakan tanaman jahe, dilihat dari konsumsi minuma wedan ataupun indutri minuman lain yang berbahan baku jahe.

Media polybek dari karung ukuran 5 kg sangat cocok dipakai sebagai media tanam jahe, hal ini kita lakukan karena tanaman jahe mempunyai akar yang kelak berkembang jadi umbi sehingga umbi pun sifatnya selalu memunculkan tunas baru, sehingga terkadang batang ada kemungkinan bertambah ketika memasuki musim panen.

Salah satu daerah penghasil jahe di wilayah Maros adalah kecamatan Camba namun menurut petani ada beberapa kendala pada saat musim panen dan kemungkinan hasil panen belum terlalu maximal karena tanaman jahe adalah tanaman jenis umbi – umbian sedangkan tanaman ini jika berada ditanah yang berkesan padat, maka bakal umbi yang akan berkembang itu terkadang cukup kesulitan karena ujung akar agak kesulitan menerobos lapisan tanah.

Umbi jahe merah

Salah satu jenis jahe yang banyak dicari orang adalah jahe merah,mungkin karena salatu jenis tanaman jahe yang berkualitas tinggi., ada beberapa langkah yang kami lakukan atau riset secara alam tanaman ini cukup baik ketika ditanam ditanah yang gembur walau bukan didaerah sejuk sekalipun, langkah – langkah menanam jahe dengan media karung polibek yaitu ;

# yang paling utama kita siapkan adalah tanah buatan seperti mencampur tanah murni dengan sekan padi yang sudah dibakar, berikutnya dicampur dengan pupuk kandang ketiganya diaduk sampai terurai rata baru diisi karung polybek,kita memakai campuran sekang padi yang habis dibakar agar tanah didalam karung polybek tidak bisa menggumpal, tanah dapat terurai terus sehingga memungkinkan akar tanaman jahe cepat berkembang dan umbi cepat terbentuk. Sehingga hasil panen maximal

Perawatan dimusim tanam hingga musim panen

Setelah langkah pertama selesai langkah kedua perawatan diluarnya salahsatunya membersihkan rumput disekitar tanaman, melakukan penyiangan dari gulma agar tanaman jahe tidak terganggu dengan serangan hama sampai pada masa musim panen, masa panen tanaman jahe kurang lebih 3 bulan.

Baca Juga:

Pola tanaman terong dengan hasil melimpah

Pola tanaman terong dengan hasil melimpah

Pola tanaman terong dengan hasil melimpah

Pola tanaman terong dengan hasil melimpah
Pola tanaman terong dengan hasil melimpah

Tanaman sayur yang satu ini cukup familiar dimasyarakat indonesia, baik dapur rumahan maupun sekelas restaurant besar,banyak banyak masakan yang terbentuk dari jenis sayur ini.dan boleh dikata mayoritas masyarakat indonesia mulai dari kalangan anak – anak sampai dewasa pasti menyenangi sayur yang satu ini. Sayur yang satu ini bahkan mudah ditemukan dipasar tradisional bahkan sampai pasar modern dengan harga relatip murah dibanding sayur lain.Beberapa jenis terong yang mampu tumbuh di Indonesia antara lain,

Tanaman terong sedang berbuah

Jenis buah terong ini adalah ungu dan cukup banyak diminati oleh masyarakat pada umumnya baik berupa konsumsi sayur maupun sebagai lalapan, penanaman terong cukup sederhana sehingga banyak orang berkeinginan menananmnya dengan berbagai media sebagai pola tanam yang berbeda dan menyesuaikan keadaan lingkungan tinggalnya, serta lahan yang secukupnya. Sebahagian masyarakat menanam terong ada sekedar tanaman konsumsi keluarga ada juga melakukan penanaman untuk konsumsi masyarakat banyak salah satunya mendistribusikan kepasar – pasar teradisional atau di distribusikan kepasar modern.Ada beberapa langkah awal kita lakukan ketika ingin menanam tanaman terong dengan hasil yang maksimal yaitu;

Lahan tanam

Jika lahan cuma berukuran 4 x 4 kita bisa menanami tanaman terong secukupnya saja, tanah kita bersihkan terlebih dahulu, terus dicangkul sampai kelihatan gembur, dan setelah kelihatan sudah gembur tanahnya lalu dibuat bedengan memanjang dengan lebar bedengan 1 m ini memungkinkan kita bisa menanam bibit terong 2 batang berbaris memanjang.

Bibit terong

Sebelum menanam bibit terong kemedia permaneng, terlebih dahulu bibit terong dilakukan persemaian terlebih dahulu, pengambilan biji dari buah juga benar – benar harus yang sehat kondisi buahnya, mulai bentuk buah panjang, buah dalam keadaan halus permukaan kulit buah.

Sortir terong

penyortiran biji yang bakal jadi bibit nantinya, buah terong dibiarkan benar – benar matang sampai dibiarkan warnanya kuning dipohon, lalu kemudian kita ambil dan dibelah sampai biji bisa kita lepas dari daging buah terus kita rendam bijinya yang nantinya kita ambil sebagai bibit adalah yang tenggelam yang terapung kita buang, kemudian biji kita jemur sampai 25 menit dibawa terik matahari.

Baca Juga: https://berkebun.co.id/budidaya-jamur-tiram/

Penyemaian

Persemaian dilakuka bisa media pot, bisa melalui 4 mineral dan setelah berumur 45 hari persemaian sudah bisa dipindakan kemedia tanam yang permanen.

Media tanam yang kita siapkan terlebih dulu dilubangi berdiameter 10 cm dalamnya 6 cm lubang tersebut kemudian ditutup dengan tanah yang tercampur dengan pupuk kandang yang telah disiapkan.

Tata cara menanam buncis yang bebuah lebat

Tata cara menanam buncis yang bebuah lebat

Tata cara menanam buncis yang bebuah lebat

Tata cara menanam buncis yang bebuah lebat
Tata cara menanam buncis yang bebuah lebat

Tanaman yang satu ini belum terlalu populer didaerah pedalaman, hal ini dikarenakan tanaman tersebut masi sebahagian masyarakat pedalaman yang mengkonsumsi, namun karena sayuran buncis mulai dijual dpasar – pasar tradisional secara pelan – pelan sehingga cepat atau lambat akhirnya dikenal masyarakat plosok, karena dari keseringan beli di pasar.

Tanamanbuncis masih kecil

Sayuran buncis semaki tinggi permintaan dipasaran karena jenis sayuran ini sering dijadikan bahan untuk sayur sup oleh para ibu rumah tangga, karena buncis merupakansayuran laris dipasaran maka banyak sekarang masyarakat yang meliriknya untuk menanam jenis sayuran ini. Tanaman buncis merupakan kelompok tanaman kacang – kacangan, mungkin satu famili dengan kacang panjang, sehingga banyak orang ketika menanam buncis berharap berbuah lebat agar hasil panen melimpah.

Untuk berharaf deikian mesti didukung dengan perawatan tanaman yang extra hati – hati, mulai dari kesuburan tanah mesti terjaga sampai kelak musim buah harus terjaga dari hama. Langkah – langkah tepat dalam menanam buncis agar berbuah lebat ;

Tanaman buncis berbuah lebat

Untuk mendapatkan buah seperti ini, dari awal tanaman tersebut kita fokus merawat mulai dari penyiraman jika tanaman dibawah trik matahari untuk mengimbangi penguapan yang terlalu tinggi agar tanaman tidak kekeringan. Beberapa tips bagi petani ketika menginginkan tanaman buncisnya berbuah lebat yaitu ;

Baca Juga: https://berkebun.co.id/cara-mengawinkan-ikan-cupang/

* tanaman buncis harus sepenuhnya mendapatkan nutrisi yang cukup agar dalam proses pertumbuhan tanaman ini tidak mengalami hambatan sehingga ketika tanaman sudah memasuki musim buah tanaman buncis betul – betul sudah siap, mulai bebtuk batangnya kokoh sampai jumlah cabangnya yang banyak sehingga tempat – tempat untuk keluarnya tangkai bunga sampai bakal buah cukup lebat.

* Perawatan ketika memasuki musim buah, hama terkadang dapat menyerang ketika tanaman difase ini karena banyaknya serangga yang berdatangan untuk mencari makanan sehingga kitapun mesti selektip menyiangi tanaman buncis kalau perlu melalukan penyemprotan plekstisida sebagai pencegahan bagi hama sebelum tanaman terserang hama, karena kalau hama terlanjur masuk ditanaman kemungkinan besar tanaman akan tersendat proses pembuahan dan hanya yang lolos dari hama yang bisa kita panen.

Hama dan Penyakit ikan Gurami

Hama dan Penyakit ikan Gurami

Hama dan Penyakit ikan Gurami

Hama dan Penyakit ikan Gurami

Penyakit Gurami

Penyebab matinya ikan gurami adalah penyakit yg disebut penyakit yg disebabkan non parasiter & penyakit yg disebabkan parasit. Gangguan non parasiter misalnya berupa pencemaran air karena adanya gas beracun yg berupa asam belerang atau amoniak; kerusakan akibat penangkapan atau kelainan tubuh karena keturunan.

Cara penanggulangannya adalah dengan mendeteksi keadaan kolam gurami & perilaku ikan. Tetapi diperlukan pengetahuan & pengalaman yg cukup untuk mengetahuinya.

Ikan gurame yg sakit biasanya menjadi kurus & lamban gerakannya. Sedangkan gangguan lain yg berupa penyakit parasiter, misalnya diakibatkan oleh bakteri, virus, jamur & berbagai mikroorganisme lainnya.

Jika ikan gurami terkena penyakit yg disebabkan parasit, dpt dikenali sbb:
Penyakit pada insang ikan; tutup insang mengembang. Lembaran insang menjadi pucat, kadang-kadang tampak semburat merah & kelabu
Penyakit pada kulit; pada bagian-bagian tertentu berwarna merah terutama di bagian dada, perut & pangkal sirip.

Penyakit pada organ dalam

perut ikan membengkak, sisik berdiri. Pencegahan timbulnya penyakit ini dpt dilakukan dengan mengangkat ikan & melakukan penjemuran kolam beberapa hari agar parasit pada segala stadium mati. Parasit yg menempel pada tubuh ikan dpt disiangi dengan pinset. Pengobatan bagi ikan-ikan yg sdh cukup memprihatikan keadaannya, dpt dilakukan dengan menggunakan bahan kimia diantaranya:

a). Pengobatan dengan Kalium Permanganat (PK). Caranya adalah sediakan air sumur atau sumber air lainnya yang bersih di dalam bak penampungan. Buatlah larutan PK sebanyak 2 gram/10 liter atau 1,5 sdt/100 l air. Kemudian rendam ikan gurami yang akan diobati ke dalam larutan tersebut selama kuramg lebih 30-60 menit dengan diawasi terus menerus. Bila belum sembuh betul, pengobatan ulang dapat dilakukan 3 atau 4 hari kemudian.

b). Pengobatan dgn Neguvon. Ikan direndam pada larutan neguvon 2-3,5% sekitar 3 mernit. Untuk memberantas parasit, bahan tersebut dilarutkan dalam air hingga konsentrasi 0,1% Neguvon lalu disiramkan ke dalam kolam yang telah dikeringkan. Biarkan selama 2 hari.

c). Pengobatan dengan garam dapur. Hal ini dilakukan di pedesaan yang sulit mendapatkan bahan-bahan kimia. Caranya:Siapkan wadah yang diisi air bersih. setiap 100 cc air bersih dicampurkan 1-2 gram (NaCl), diaduk sampai rata; ikan yang sakit direndam dalam larutan tersebut. Tetapi karena obat ini berbahaya, lamanya perendaman cukup 5-10 menit saja. Setelah itu segera ikan dipindahkan ke wadah yang berisi air bersih untuk selanjutnya dipindahkan kembali ke dalam kolam; pengobatan ulang dapat dilakukan 3-4 hari kemudian dengan cara yang sama.

Hama Gurami

Bagi benih gurame musuh yang paling utama adalah gangguan dari ikan liar/pemangsa dan beberapa jenis ikan peliharaan seperti tawes, gurame dan sepat. Musuh lainnya adalah biawak, katak, ular dan bermacam-macam burung pemangsa.

Pemanenan benih dapat dilakukan setelah benih berumur 1 bulan. Caranya dengan menyurutkan air sedikit demi sedikit sementara saluran air masuk diperkecil. Pasanglah jaring lembut di pintu pengeluaran untuk menampung benih atau bisa juga dengan membuat parit di tengah kolam menuju ke lubang pengeluaran. Bibit yg terawat baik bisa mencapai bobot 0,3 gram/ekor pada saat dipanen.

Pemanenan hasil pembesaran ikan gurame sangat tersantung dari ukuran yg diminta konsumen. Umumnya pemanenan dilakukan setelah ikan berumur 2-3 tahun, ikan yg berumur 2 tahun mempunyai panjang sekitar 25 cm & berat 0,3 kg/ekor, sedangkan untuk ikan yg berumur 3 tahun panjangnya sekitar 35 cm & berat badan 0,7 kg/ekor. Untuk ikan berumur 4 tahun panjangnya dapat mencapai 40 cm & berat 1.5 kg/ekor. Adapun cara penangkapan: air disurutkan sedikit demi sedikit, penangkapan dilakukan pada pagi hari. Hindari cara penangkapan yg dapat menyebabkan ikan terluka.

Setelah air kolam surut, benih digiring masuk ke petak kecil. Kemudian diserok & dimasukkan ke dlm keranjang panen. Biasanya waktu panen tdk hanya gurame saja yg tertangkap, sehingga sebelum ikan dimasukkan ke kolam pemberokan, harus diseleksi & dibersihkan terlebih dahulu. Pembersihan benih dilakukan selama 1 hari. tujuannya agar ikan tdk mabuk sewaktu diangkut ke pasar. Lamanya pembersihan disesuaikan dengan besarnya benih.

Adakalanya ikan konsumsi ini akan lebih mahal harganya bila dijual dlm keadaan hidup. Hal yg perlu diperhatikan agar ikan tersebut sampai ke konsumen dlm keadaan hidup, segar & sehat antara lain:

1.Dlm pengangkutan gunakan air yg bersuhu rendah sekitar 20 derajat C.
2.Waktu pengangkutan hendaknya pada pagi hari atau sore hari.
3.Jumlah kepadatan ikan gurami dlm alat pengangkutan tdk terlalu padat.

Sumber: https://www.kebun.co.id/

CARA MEMELIHARA PERAWATAN BURUNG

CARA MEMELIHARA PERAWATAN BURUNG

CARA MEMELIHARA PERAWATAN BURUNG

Tips Memilih Murai Batu Medan Super

Tips Memilih Murai Batu Medan Super yang baik dan bagus tidaklah sulit, hanya dengan beberapa langkah dan memperhatikan bakalan burung dengan teliti maka akan mendapatkan burung murai batu yang super dan istimewa.

Sebelum memelihara burung tentunya kita menginginkan mendapatkan burung yang keren, sehat dan bersuara merdu. Meskipun memang bersuara merdu biasanya burung harus dilatih.

Cara Memilih Bakalan Murai Batu Medan Super

Mendapatkan bakalan burung murai batu medan yang bagus adalah dengan beberapa langkah berikut:
Pilihlah burung yang sehat, yaitu dengan ciri-ciri lincah, gesit tidak mau diam, didalam sangkar selalu bergerak kemudian rewel, artinya selalu ingin berbunyi
Tidak memiliki cacat fisik
Kemudian secara fisik juga burung murai yang bagus memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
Memiliki tubuh yang panjang dan indah, serta tegap
Kepala burung bulat dan tidak gepeng
Memiliki paruh yang sempurna, panjang dan tidak terlalu tebal, paruh sangat berpengaruh pada suara burung.
Matanya bening dan tidak cacat
Memiliki leher yang jenjang dan panjang
Kaki coklat kehitam-hitaman dan perhatikan dengan teliti jangan sampai ada cacat atau kaki tidak seimbang (pengkor)
Ekor lengkap dan tidak ada yang tercabur karena ekor tidak akan tumbuh lagi.
Cara Membedakan Murai Batu Jantan dengan Betina

Untuk membedakan murai batu jantan dengan betina ada beberapa cara diantaranya dengan memperhatikan bentuk dan ciri-ciri sebagai berikut:

Murai Batu Jantan memiliki ciri

Berbadan lebih besar
Bulu berwana kehitaman pekat dan kecoklatan
Berbulu halus
Kemudian kaki-kakinya kuat dan bersisik
sedangkan ekornya panjang dan kuat
Sedangkan Murai Batu Betina memiliki ciri:
Berbadan lebih kecil
Bulu berwana hitam keabu-abuan
Berekor pendak

Baca Juga:

Karakteristik burung kenari

Karakteristik burung kenari

Karakteristik burung kenari

Karakteristik burung kenari
Karakteristik burung kenari

Mudah dijinakan

Pada dasarnya, burung ini mudah jinak, menjinakan burung ini tidak sesulit yang dibayangkan, ketika burung ini sering dilatih oleh pemilinya, maka burung ini akan cepat mengenalnya sehingga akan memudahkan pemiliknya untuk menangkap burung ini, hanya dengan siulan saja maka burung ini akan cepat dijinakan.

Burung Petarung

Burung ini sangat mudah untuk dijadikan petarung, ketika disatukan dengan burung lain yang bersuara gacor maka burung ini akan segera mengikuti suaranya dengan tak kalah nyaring dan merdunya.

Tidak mudah stres

Biasanya jika burung lain dipindahkan ke suatu tempat atau mendengar suara yang bising dan asing maka burung akan cepat stres namun tidak dengan kenari, burung ini sangat kuat menghadapi hal-hal yang baru dan asing.

Mudah beradaptasi

Burung ini sangat mudah untuk beradaptasi, sehingga ketika dipindahkan ke lingkunagn baru maka burung ini akan cepat beradaptasi dan kemudian bisa dilatih dengan sesegara mungkin.

Jenis-jenis Kenari

Ada beberapa jenis kenari yang populer di Indonesia, diantaranya adalah : Kenari norwich, Kenari Gloster, Kenari roller, Kenari Yorkshire, Kenari Cinnamon, Kenari Border dan masih banyak lagi jenis yang lain, bisa baca di Burung Kenari Populer di Indonesia

Cara Memelihara Kenari

Cara Merawat Kenari atau memeliharanya sangat mudah, ada beberapa yang perlu diperhatikan dalam merawatnya diantaranya adalah:

Makanan

Memberikan makanan berupa campuran biji-bijian atau canary seed di toko pakan burung.
Berikan juga makanan berupa sayuran atau buah-buahan
Kroto juga sangat bagus untuk perkembangan burung kenari

Perawatan Burung Kenari

Letakan burung di tempat terbuka dengan aliran udara yang cukup.
Pagi hari mandikan burung dengan spray
Pada pagi hari hingga jam 9 pagi, letakan burung di tempat yang cukup angin (diangin-anginkan)
Jam 9 burung tempat yang cukup sinar matahari

Cara Budidaya Kenari

Beternak Kenari sangat mudah, jika sudah terbiasa dengan memelihara burung kenari maka budidaya juga tidak jauh berbeda namun yang perlu diperhatikan adalah: Proses budidaya bisa dilakukan dari kenari anakan atau mengembangbiakan kenari.

Sumber: https://berkebun.co.id/