Klasifikasi Koperasi

D.     Klasifikasi Koperasi Klasifikasi Koperasi Menurut Fungsinya Koperasi Konsumsi (Pembelian) Koperasi konsumsi adalah koperasi yang fungsinya untuk membeli atau pengadaan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan anggotanya sebagai konsumen. Koperasi Distribusi (pemasaran) Koperasi Distribusi atau penjualan atau pemasaran adalah koperasi yang fungsinya untuk mendistribusikan barang dimana anggotanya berperan sebagai penjual barang dan jasa kepada konsumen. Anggota […]

Read More »

Efisiensi Koperasi

Efisiensi Koperasi Pada dasarnya koperasi sebagai perusahaan tidak berbeda dengan bentuk badan usaha lainnya, artinya tidak boleh dikatakan koperasi boleh bekerja secara tidak efisien untuk mencapai tujuan organisasi sebagai kumpulan orang. Pada koperasi, tingkat efisiensi juga harus dilihat secara berimbang dengan tingkat efektifitasnya. sebab biaya pelayanan yang tinggi bagi anggota diimbangi dengan keuntungan untuk memperoleh […]

Read More »

Pengertian Produksi

Pengertian Produksi Dalam ekonomi mikro,produksi adalah konversi input menjadi output. Ini adalah proses ekonomi yang menggunakan sumber daya untuk menciptakan sebuah komoditas yang cocok untuk pertukaran. Hal ini dapat mencakup manufaktur, penyimpanan, pengiriman, dan kemasan, Beberapa ekonom mendefinisikan produksi secara luas sebagai semua kegiatan ekonomi lain selain konsumsi. Produksi juga merupakan suatu kegiatan yang dikerjakan […]

Read More »

Dampak Tenaga Kerja Fleksibel

Dampak Tenaga Kerja Fleksibel Terdapat dilema dalam kebijakan yang berkaitan dengan fleksibelitas pasar tenaga kerja. Tingkat upah yang rendah dan aturan perlindungan kerja yang minimal dalam pasar tenaga kerja fleksibel akan menimbulkan dampak positif dalam bentuk tambahan kesempatan kerja. Resikonya, hal tersebut mengancam kebanyakan hidup pekerja. Sebaiknya, pasar tenaga kerja yang kaku dengan berbagai regulasi pemerintah […]

Read More »

Sumber Daya Alam dan Pertumbuhan Ekonomi

Sumber Daya Alam dan Pertumbuhan Ekonomi Sumber daya alam dan tingkat perekonomian suatu negara memiliki kaitan yang erat, dimana kekayaan sumber daya alam secara teoritis akan menunjang pertumbuhan ekonomi yang pesat. Akan tetapi, pada kenyataannya hal tersebut justru sangat bertentangan karena negara-negara di dunia yang kaya akan sumber daya alamnya seringkali merupakan negara dengan tingkat […]

Read More »

Berdasarkan jenis

Berdasarkan jenis Menurut jenisnya, sumber daya alam dibagi dua sebagai berikut : Sumber daya alam nonhayati (abiotik); disebut juga sumber daya alam fisik, yaitu sumber daya   alam yang berupa benda-benda mati. Misalnya : bahan tambang, tanah, air, dan kincir angin. Sumber daya alam hayati (biotik); merupakan sumber daya alam yang berupa makhluk hidup. Misalnya: hewan, […]

Read More »

Pengertian Sumber Daya Alam

Pengertian Sumber Daya Alam Sumber daya alam adalah semua kekayaan bumi, baik biotik maupun abiotik yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan manusia dan kesejahteraan manusia, misalnya: tumbuhan, hewan, udara, air, tanah, bahan tambang, angin, cahaya matahari, dan mikroba (jasad renik). Pada dasarnya Alam mempunyai sifat yang beraneka ragam, namun serasi dan seimbang. Oleh karena itu, […]

Read More »

Pengertian Iklim

Pengertian Iklim Iklim adalah suatu kondisi rata-rata dari cuaca, dan untuk mengetahui kondisi iklim suatu tempat, diperlukan nilai rata-rata parameterparameternya selama kurang lebih 10 sampai 30 tahun. Iklim muncul setelah berlangsung suatu proses fisik dan dinamis yang kompleks yang terjadi di atmosfer bumi. Iklim merupakan komponen ekosistem dan faktor produksi yang sangat sulit dikendalikan. Dalam praktik iklim […]

Read More »

Anggaran Tradisional

Anggaran Tradisional Anggaran tradisional merupakan pendekatan yang banyak digunakan di negara berkembang dewasa ini. Terdapat dua ciri utama dalam pendekatan ini yaitu: Cara penyusunan anggaran didasarkan atas pendekatan incrementalism Penekanan dan tujuan utama pendekatan tradisional adalah pada pengawasan dan pertanggungjawaban yang terpusat. Anggaran tradisional bersifat incrementalism, yaitu hanya menambah/mengurangi jumlah rupiah pada item anggaran yang ada sebelumnya […]

Read More »

 Langkah-langkah dan Teknik Menerima Telepon

 Langkah-langkah dan Teknik Menerima Telepon 1.      Segera angakat telepon jika berdering. Saat Anda mendengar telepon Anda berdering, segera angkat telepon tersebut. 2.      Ucapkan salam begitu Anda menjawab telepon. Setelah pihak penelepon mengucapkan salam segera Anda balas salam tersebut. 3.      Tanyakan nama dan identitas penelepon serta maksud dan tujuan penelepon. Sebelum Anda mengobrol dengan dia, tanyakan dahulu siapa namanya […]

Read More »