Biografi Ahmad bin Muhammad bin Hambal

Biografi Ahmad bin Muhammad bin Hambal

Biografi Ahmad bin Muhammad bin Hambal

Kelahiran dan keturunan Ahmad bin Hambal

Ahmad bin Hambal dilahirkan dikota Baghdad pada bulan Rabi’ul Awal tahun 164 H, yaitu setelah ibunya berpindah dari kota Murwa tempat tinggal ayahnya. Beliau adalah Abu Abdullah Ahmad bin Muhammad bin Hambal bin Hilal bin Asad bin Idris bin Abdullah bin Hayyain bin Abdullah bin Anas bin Auf bin Qasit bin syaiban yang mendapat gelar Al Mururi kemudian Al-Baghdadi. Ibnu Hambal termasyhur dengan nama datuknya “hambal”. Bapaknya meninggal dunia sewaktu beliau masih kecil. Oleh karena itu beliau hidup sebagai seorang yatim yang diasuh oleh ibunya saja, yang bernama Safiyyah binti Maimunah binti Abdul MaliknAsy-Syabani.

Ibnu Hambal hidup sebagai seorang rendah dan miskin karena bapaknya tidak meninggalkan warisan kepadanya selain dari sebuah rumah yang kecil yang didiaminya. Oleh karena itu beliau menempuh kehidupan yang susah beberapa lama sehingga beliau terpaksa bekerja untuk mencari kehidupan hidup. Diantara pekerjaan yang pernah beliau lakukan seperti jahit dan memungut sisa tanaman yang tertinggal sesudah musim panen setelah mendapat izin dari pemiliknya, di waktuyang lain juga beliau mengambil upah menulis, mengambil upah menenun kain dan kadang kala beliau terpaksa mengambil upah membawa barang di jalan-jalan. Sungguh beliau sangat berhati-hati dan menjaga dengan perkara yang halal, tidak menerima perkara yang ada subhatnya dan tidak pula menerima hadiah-hadiah dan pemberian-pemberian.

Menuntut Ilmu

Ibnu Hambal menghafal Al-Qur’an dan mempelajari bahasa. Beliau belajar menulis dan mengarang, pada waktu itu beliau berumur 14 thn. Sebagian dari pelajarannya ialah dipelajari dari Abu Yusuf. Pada permulaanya beliau menyalin kitab-kitab yang berdasarkan kepada pemikiran seta beliau menghafalnya, kemudian beliau tidak lagi menetapinya bahwa Beliau lebih gemar mempelajari hadist, oleh karena itu beliau mengumpulkan dari berbagai tempat mulai tahun 179 H. Diantaranya beliau pernah mengembara di makkah, madinah, Syam, Yaman, Kufah, Basroh, dan Jazirah untuk menuntut ilmu.pengembaraannya yang pertama di Kufah pada tahun 133 H dan ditahun itulah gurunya yang bernama Husyaim bin Busyair meninggal dunia, kemudian di Basrah pada tahun 186 H dan pada tahun itulah beliau pertama kali mengerjakan ibadah haji pada tahun 187 H .

Guru-guru Ibnu Hambal

· Abi Yusuf bin Ibrahim Al-Qadhi : ilmu fiqih dan hadist
· Husyaim bin Basyir bin Abi Khasim Al-Wasiti: mempelajari hadist dan menulis daripadanya lebih dari 3000 hadist.
· Umair bin Abdullah
· Abdurrahman bin Mahdi
· Abi Bakar bin Iyasy
· Imam syafi’i: belajar memahami dan cara mengeluarkan kesimpulan-kesimpulan hukum-hukum.
· Dlll…

Baca Juga: