Aspek pada Tataran Bangsa

Aspek pada Tataran Bangsa

Bangsa terdiri dari sekumpulan bangsa, masyarakat. Pada komunitas, baik orang atau bangsa, terjadi kontrak sosial atau perasaan kebersamaan untuk mendukung nilai-nilai luhur yang ada. Pada tataran bangsa, nilai-nilai luhur tersebut telah berhasil dirumuskan menjadi dasar negara Bangsa Indonesia, yaitu Pancasila. Nilai-nilai luhur tersebut adalah:

  1. Iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  2. Martabat Kemanusiaan
  3. Persatuan
  4. Musyawarah
  5. Adil
  1. Pengembangan Karakter Bangsa dengan Pendidikan[25]

Pendidikan karakter bukan terletak pada materi pembelajaran melainkan pada aktivitas yang melekat, mengiringi, dan menyertainya (suasana yang mewarnai, tercermin dan melingkupi proses pembelajaran pembiasaan sikap & perilaku yang baik).

Proses Terbentuknya Pendidikan Karakter :

  1. Melalui pendidikan, pengalaman, cobaan hidup, pengorbanan dan pengaruh lingkungan,kemudian terinternalisasi nilai-nilai sehingga menjadi nilai intrinsik yang melandasi sikap dan perilaku.
  2. Sikap dan perilaku tersebut dilakukan berulang-ulang sehingga menjadi kebiasaan.
  3. Kebiasaan tersebut dijaga dan dipelihara maka jadilah karakter.

Strategi yang diperlukan dalam penerapan dan tahap pelaksanaan dari metode-metode yang diperlukan selama proses pengintegrasian Pendidikan Karakter :

  1. Pendekatan Pendidikan Karakter

Diperlukan beberapa pendekatan agar pendidikan karakter dapat berjalan dengan baik nantinya yang diantaranya adalah:

1)   Keteladanan

2)   Kegiatan

3)   Penugasan (pendampingan)

4)   Pembiasaan

5)   Ko-kreasi (keterlibatan aktif siswa)

Ciri-cirinya :

1)   Melibatkan secara aktif kepala  sekolah, guru, siswa, dan orang tua.

2)   Hubungan subyek-subyek.

3)   Belajar bersama.

4)   Proses yang baik untuk menjamin  hasil yang baik.

 

sumber :