Arus Kas dalam Kontrak Futures

Arus Kas dalam Kontrak Futures

Arus Kas dalam Kontrak Futures
Dalam kontrak futures, harga futures dan arus kas dalam rekening investor direvisi dan disesuaikan setiap hari sesuai dengan perkembangan harga kontrak futures yang terjadi. Pada saat investor telah mengambil suatu posisi pada kontrak futures, maka investor harus menyimpan sejumlah dana minimum per kontrak yang telah ditentukan pada lembaga kliring yang disebut dengan margin awal. Margin awal ini kemudian akan dimasukkan dalam rekening, dan saldo dalam rekening itu akan menunjukkan ekuitas yang dimiliki investor. Posisi ekuitas investor akan berubah sesuai dengan fluktuasi harga kontrak futures.
Pada akhir hari perdagangan akan ditentukan settlement price untuk kontrak futures. Settlement price adalah nilai yang dianggap representatif untuk akhir hari perdagangan. Sebuah komite dalam lembaga kliring disebut dengan pit committee akan melihat semua perdagangan pada menit-menit terakhir dan mengidentifikasikan rata-rata harga yang terjadi. Lembaga kliring kemudian menggunakan settlement price untuk menentukan posisi investor (marked-to-market) sehingga keuntungan atau kerugian akibat harga tersebut akan dengan cepat direfleksikan dalam rekening ekuitas investor.
Selain menyediakan margin awal, investor juga harus tetap menjaga margin minimum pada tingkat tertentu yang disebut dengan maintenance margin. Jika saldo dalam rekening ekuitas kurang dari maintenance margin yang disyaratkan, maka investor diminta untuk menambah dananya atau disebut dengan variation margin. Variation margin adalah jumlah dana tambahan yang diperlukan untuk membuat saldo ekuitas investor kembali berjumlah sebesar margin awal. Ada dua hal penting yang berkenaan dengan variation margin, yaitu (1) variation margin harus dalam bentuk kas, dan (2) jumlah variation margin yang diperlukan adalah sebesar jumlah dana yang diperlukan untuk menaikkan ekuitas investor kembali ke posisi margin awal bukan posisi maintenance margin.