Artificial Intelligence Bermanfaat Ciptakan Lapangan Pekerjaan

Artificial Intelligence Bermanfaat Ciptakan Lapangan Pekerjaan

Artificial Intelligence Bermanfaat Ciptakan Lapangan Pekerjaan

Artificial Intelligence Bermanfaat Ciptakan Lapangan Pekerjaan
Artificial Intelligence Bermanfaat Ciptakan Lapangan Pekerjaan

Grab Indonesia mendukung pemanfaatan artificial intelligence (AI) dalam menciptakan lapangan
pekerjaan.

Hal tersebut disampaikan Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi, dalam diskusi publik bulanan yang diselenggarakan Foreign Policy Community of indonesia (FPCI) di Jakarta, Selasa (21/5/2019). Selain Neneng, pembicara lain dalam diskusi adalah Senior Expert at E-Commerce Roadmap PMO Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Indra Purnama.

“Grab sendiri menggunakan banyak inovasi dari artificial intelligence. Sekitar 38 persen pengemudi Grab Bike sebelumnya dalam pengangguran, begitu juga dengan pengemudi Grab Car yang 33 persennya sebelumnya berstatus pengangguran. Perusahaan kami memberi kontribusi Rp 48,9 triliun dalam ekonomi Indonesia. Artificial intelligence justru membantu menciptakan lapangan perkejaan itu sendiri,” katanya.

Peserta diskusi FPCI.

Senada dengannya, Indra Purnama menyatakan,”Ekonomi digital berbasis artificial intelligence

menciptakan peluang serta turut mengurangi risiko pada saat yang bersamaan. Ekonomi digital tidak dapat dihentikan. Yang dapat kita lakukan adalah memaksimalkan manfaatnya dan mengurangi risikonya untuk mencegah timbulnya ketidaksetaraan.”

Dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Selasa (21/5/2019) disebutkan, tema

diskusi bulanan FPCI pada Mei 2019 adalah “Big Ideas: the Impact of Artificial Intelligence on Jobs in Southeast Asia”. Tema ini sejalan dengan situasi dunia dengan perkembangan teknologi

yang sangat pesat akhir–akhir ini dapat menjadi berkat sekaligus bencana bagi

perekonomian dan sumber daya manusia di ASEAN. Inovasi dan teknologi digital yang hadir dapat mendorong produktivitas dan kesejahteraan ekonomi dan masyarakat sehingga ASEAN sebagai wilayah yang didominasi kaum muda dapat mengambil keuntungan dari kondisi saat ini.

 

Baca Juga :