Semakin Pintar, Nokia 3310 4G Resmi Meluncur dengan OS Android

Semakin Pintar, Nokia 3310 4G Resmi Meluncur dengan OS Android

Semakin Pintar, Nokia 3310 4G Resmi Meluncur dengan OS Android

 

Semakin Pintar, Nokia 3310 4G Resmi Meluncur dengan OS Android
Semakin Pintar, Nokia 3310 4G Resmi Meluncur dengan OS Android

Setelah beberapa waktu yang lalu hadir dalam bocoran, akhirnya HMD Global

telah resmi meluncurkan versi baru dari Nokia 3310. Seperti yang kita ketahui, Nokia 3310 merupakan salah satu ponsel legendaris buatan Nokia, dan HMD Global berharap jika Nokia 3310 versi baru bakal bisa laku keras di pasaran seperti generasi pertamanya dulu.

Untuk menarik minat calon konsumen, HMD Global membuat Nokia 3310 lebih modern dan pintar. Ponsel tersebut kini bisa lebih pintar lantaran sudah berjalan pada OS Android yang dibalut dengan YunOS. Selain itu, jika Nokia 3310 rilisan tahun 2017 berjalan pada jaringan 3G, maka untuk tahun 2018 ini Nokia 3310 sudah berjalan pada jaringan 4G.

Walaupun Nokia 3310 4G rilisan tahun 2018 ini termasuk ponsel baru, namun

untuk desainnya masih mempertahankan kesan klasik. Tampilan ponsel ini terlihat klasik berkat adanya tombol fisik yang menghiasi panel bagian depan.

Nokia 4G sendiri menawarkan layar berukuran 2.4 inch beresolusi 320 x 240 pixel. Ponsel ini menawarkan memori penyimpanan internal berkapasitas 512 MB yang bisa diperluas melalui microSD hingga 64 GB. Selain itu Nokia 3310 4G juga menawarkan sebuah kamera beresolusi 2 MP yang terletak di belakang. Tak lupa, Nokia juga melengkapi bagian belakang ponsel ini dengan LED flash.

Nokia 3310 4G kini juga memiliki fitur VoLTE HD (voice over LTE) yang

memungkinkan ponsel ini menjadi hotspot Wi-Fi portabel. Tak hanya itu, ponsel ini sekarang juga memiliki jaringan Bluetooth 4.0, port micro-USB, dan punya fitur FM Radio.

Sayangnya sampai saat ini HMD Global belum memberikan informasi terkait berapa harga dari Nokia 3310 4G. Semoga aja harganya tidak terlalu mahal.

Baca Juga:

 

 

Enaknya Dikasih Nama MIUI X Atau MIUI 10 Ya? Xiaomi Sampai Mengadakan Voting

Enaknya Dikasih Nama MIUI X Atau MIUI 10 Ya Xiaomi Sampai Mengadakan Voting

Enaknya Dikasih Nama MIUI X Atau MIUI 10 Ya? Xiaomi Sampai Mengadakan Voting

 

Enaknya Dikasih Nama MIUI X Atau MIUI 10 Ya Xiaomi Sampai Mengadakan Voting
Enaknya Dikasih Nama MIUI X Atau MIUI 10 Ya Xiaomi Sampai Mengadakan Voting

Seperti yang sudah pernah saya tulis di artikel sebelumnya, bahwa Xiaomi

telah memulai pengembangan versi ke-10 dari MIUI. Sebenarnya kalau dilihat dari penggunaan nama di MIUI versi yang sudah-sudah, harusnya MIUI versi ke-10 ini akan menggunakan nama MIUI 10. Tapi, sepertinya Xiaomi sedang galau.

Xiaomi rupanya galau akan menamakan MIUI 10 atau MIUI X. Saking galaunya, MIUI bahkan sampai membuat sebuah voting kepada para penggunanya tentang pemberian nama MIUI versi ke-10 ini.

Voting ini dilakukan di halaman Weibo. Berikut ini adalah screenshot nya.

Seperti yang dapat kamu lihat pada screenshot diatas bahwa untuk sementara MIUI 10 mendapatkan suara sebanyak 78.8%. Sedangkan MIUI X hanya mendapatkan suara sebanyak 21.2%.

Kenapa pilihannya harus ada MIUI X? Mungkin Xiaomi masih terinspirasi dari

produk Apple lainnya, yaitu Mac OS X dan iPhone X.

Jika kamu ingin ikutan voting, kamu harus punya akun Weibo. Dan sampai dengan tulisan ini dipublish, sudah ada lebih dari 5 ribu suara. Dan tentu saja, pemenang sementara adalah MIUI 10.

Dilihat dari selisih suaranya, sepertinya besar kemungkinan MIUI 10 akan keluar sebagai pemenang sampai masa voting berakhir. Kebetulan masa voting berakhir 6 hari lagi.

Seperti yang sudah saya tulis di artikel sebelumnya bahwa MIUI versi 10 ini

akan membawa banyak perubahan. Beberapa diantaranya adalah penggunaan AI dan juga machine learning untuk mengoptimasi pengalaman pengguna. Dan masih banyak fitur keren lainnya.

Tapi sampai sekarang, belum ada kepastian kapan MIUI versi 10 ini akan diluncurkan.

Biar tanggal MIUI 10 saja yang belum ada kepastiannya, hubungan kita jangan.

Sumber:

https://icanhasmotivation.com/pemberontakan-di-tii/

Diam-Diam Sony Akan Merilis Smartphone Premium Baru Bernama Xperia XZ2

Diam-Diam Sony Akan Merilis Smartphone Premium Baru Bernama Xperia XZ2

Diam-Diam Sony Akan Merilis Smartphone Premium Baru Bernama Xperia XZ2

 

Diam-Diam Sony Akan Merilis Smartphone Premium Baru Bernama Xperia XZ2
Diam-Diam Sony Akan Merilis Smartphone Premium Baru Bernama Xperia XZ2

Siapa nih yang ngefans sama smartphone buatan Sony? Kalau ada yang

ngefans maka kali ini ada berita menggembirakan untuk kalian. Berita tersebut adalah Sony diam-diam akan merilis smartphone premium baru yang diberi nama Sony Xperia XZ2.

Namun kabar tersebut tidak berasal dari Sony sendiri, melainkan dari salah satu operator telekomunikasi Irlandia. Menurut kabar yang beredar, operator telekomunikasi tersebut mengatakan bahwa Sony dalam waktu dekat ini akan merilis smartphone baru Sony Xperia XZ2. Memang belum ada tanggapan dari Sony terkait beredarnya kabar tersebut, tapi tidak ada salahnya jika kita berharap bahwa kabar tersebut benar adanya.

Lantas seperti apakah spesifikasi yang diperkirakan akan diusung oleh Sony Xperia XZ2? Berdasarkan bocoran, nantinya smartphone ini akan hadir dengan bentang layar seluas 5,2 inch, di mana layar tersebut berjenis IPS LCD beresolusi 1080 piksel. Untuk aspek rasio layarnya disebutkan masih 16:9. Bila benar, maka tampilan smartphone ini akan kurang menarik karena smartphone premium baru lainnya sudah mengusung aspek rasio layar 18:9.

Untuk sektor fotografi, banyak yang meyakini jika Sony bakal membekali

kamera beresolusi 19 MP untuk Xperia XZ2. Sensor yang digunakan adalah sensor Xmor dengan dukungan fitur phase detection autofocus. Selain itu untuk jeroannya akan terdapat chipset Snapdragon 845 yang memiliki prosesor octa-core Kryo 385 2.6 GHz sebagai otak dari smartphone ini. Sony akan menyandingkan chipset tersebut dengan RAM 6 GB. Sementara operating system yang dijalankan kemungkinan besar sudah Android 8.0 Oreo.

Sama seperti smartphone premium Sony lainnya, kemungkinan besar Xperia

XZ2 juga bakal mengantongi sertifikasi IP68 yang membuatnya bisa tahan terhadap air dan debu.

Apakah semua rumor tersebut terbukti benar? Untuk mengetahuinya kita tunggu saja perkembangan beritanya.

Sumber:

https://icanhasmotivation.com/x-launcher-new-apk/

iPad Pro Sering “Pingsan” Setelah Selesai Di-Charge

iPad Pro Sering “Pingsan” Setelah Selesai Di-Charge

iPad Pro Sering “Pingsan” Setelah Selesai Di-Charge

Sesaat setelah resmi dirilis baru-baru ini, tablet jumbo iPad Pro langsung menjadi primadona. iPad Pro merupakan varian iPad dengan layar paling besar yang memiliki hardware paling canggih dibanding varian lainnya. Sayang, tablet kebanggaan Apple tersebut sering “pingsan”.

Masalah tersebut dialami banyak pengguna iPad Pro. Mereka mengadukan

keluhan tersebut melalui media sosial dan website resmi Apple. Banyak pengguna iPad Pro yang menemukan iPad miliknya seolah pingsan, tidak bisa menyala dan hanya menampilkan layar berwarna hitam saja.

Kejadian tersebut dialami setelah pengisian baterai iPad Pro selesai. Ketika

baterai iPad Pro sudah di bawah kapasitas 50 persen kemudian di-charge, bukannya penuh dan siap digunakan, iPad malah jadi tidak bisa menyala dan tak dapat digunakan.

Apple pun sudah mengakui bahwa hal tersebut memang menjadi masalah

serius bagi pengguna iPad Pro. Apple menyarankan untuk melakukan hard reset jika mengalaminya. Namun feedback dari beberapa pengguna mengatakan masalah tersebut kembali terjadi setelah melakukan hard reset. Untuk itu, Apple saat ini tengah mencari tahu penyebabnya dan coba mengatasi masalah ini.

 

Baca Juga :

Xiaomi Mi 5 Rilis Awal 2016 dengan Layar Bezel-less?

Xiaomi Mi 5 Rilis Awal 2016 dengan Layar Bezel-less?

Xiaomi Mi 5 Rilis Awal 2016 dengan Layar Bezel-less

Semenjak awal tahun sebenarnya sudah banyak keluar bocoran atau spekulasi

tentang Mi 5, salah satu smartphone dari Xiaomi yang paling ditunggu kehadirannya. Namun foto yang baru-baru ini diunggah Xiaomi di akun Weibo resminya, mungkin menjadi yang pertama yang dapat menjawab akan seperti apa Mi 5 nantinya.

Foto tersebut memperlihatkan tangan seseorang yang sedang memegang

sebuah smartphone yang terlihat seperti Mi Note berbalut frame metal dengan logo Mi di sudut kiri atas layar. Yang membedakan adalah tepian frame layanya yang begitu tipis. Sayangnya kemungkinan Mi 5 menggunakan tekhnologi Synaptics ClearForce yang mirip dengan 3D Touch dari Apple masih menjadi tanda tanya.

Berdasarkan bocoran-bocoran sebelumnya, Mi 5 diduga memiliki layar QHD

5.2 inci, processor Qualcomm Snapdragon 820, RAM 4 GB, storage 64 GB, serta kombinasi kamera utama 21 MP dan kamera selfie 8 MP. Sistem operasinya akan menggunakan Android 6.0 Marshmallow berbasis MIUI 7.

sumber :

https://airborn.co.id/stock-car-racing-apk/

Menuju Era RAM 8 GB dengan Qualcomm Snapdragon 830

Menuju Era RAM 8 GB dengan Qualcomm Snapdragon 830

Menuju Era RAM 8 GB dengan Qualcomm Snapdragon 830

Tak mau ketinggalan dengan Exynos yang merilis Exynos 8890, Snapdragon sedang menyiapkan SoC terbarunya, yaitu Qualcomm Snapdragon 830. Mungkin saja pengembangan dari chipset baru ini sangat cepat mengingat belum banyak smartphone yang menggunakan Snapdragon 820.

Belum banyak kabar atau keterangan mengenai Snapdragon 830. Namun

dapat dipastikan prosesor ini dapat mendukung RAM hingga 8 GB. Memang, Snapdragon seri 800 diperuntukkan bagi segmen flagship yang memiliki banyak fitur sehingga memerlukan kapasitas RAM yang lebih besar.

Menurut salah satu pengamat prosesor asal negara Cina, Pan Jiutang,

Snapdragon 830 memiliki kode MSM8998. Selain itu, fabrikasi yang digunakan juga yang terbaru, yakni dengan fabrikasi 10nm. Dengan demikian, Snapdragon 830 diharapkan akan lebih hemat daya dan lebih dingin.

Hadirnya Qualcomm Snapdragon 830 juga dapat mempertipis jarak antara

smartphone dengan PC, baik dari sisi hardware maupun performa. Apabila digunakan pada smartphone berbasis Windows 10 Mobile, dukungan RAM 8 GB akan semakin menyempurnakan penggunaan Microsoft Continuum, dimana smartphone Windows 10 bisa disulap menjadi PC dengan cara menghubungkannya ke monitor.

 

sumber :

https://airborn.co.id/world-of-submarines-apk/

Unsur-unsur bahan ajar

Unsur-unsur bahan ajar

Unsur-unsur bahan ajar

Bahan ajar setidak tidaknya harus memiliki enam unsur, yaitu mencakup tujuan, sasaran, uraian materi, sistematika sajian, petunjuk belajar, dan evaluasi. Sebuah bahan ajar harus mempunyai tujuan. Tujuan harus dirumuskan secara jelas dan terukur mencakup kriteria ABCD (audience, behavior, criterion, dan degree). Sasaran perlu dirumuskan secara spesifik, untuk siapa bahan relajar itu ditujukan. Sasaran bukan sekedar mengandung pernyataan subjek orang, Namur juga harus mencakup kemampuan apa yang menjadi prasyarat yang harus sudah mereka kuasai agar dapat memahami bahan ajar ini.

Langkah-langkah pengembangan

Secara makro, pengembangan bahan ajar mencakup langkah-langkah analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Secara mikro, langkah-langkah pengembangan bahan ajar berbasis web dimulai dari penentuan sasaran, pemilihan topik, pembuatan peta materi, perumusan tujuan, penyusunan alat evaluasi, pengumpulan referensi, penyusunan bahan, editing, upload, dan testing.

Penentuan sasaran

Langkah pertama yang harus dilakukan dalam menyusun sebuah bahan ajar adalah menentukan secara jelas siapa sasaran bahan ajar tersebut. Di dalam kelas konvensional, sasaran telah sangat terstruktur, misalnya siswa kelas dua SMA semester pertama. Pernyataan tersebut telah mengandung indikasi yang jelas tentang siapa mereka, kemampuan apa yang harus mereka kuasai, serta di mana kedudukan bahan belajar yang akan disajikan dalam keseluruhan kurikulum sekolah. Demikian pula pada penyusunan bahan belajar berbasis web sasaran harus dicantumkan secara spesifik.

Pemilihan topik

Setelah sasaran ditentukan, langkah selanjutnya adalah memilih topik yang sesuai dengan kebutuhan sasaran tersebut. Pemilihan topik dapat dilakukan dengan pertimbangan, antara lain; materi sulit, penting diketahui, bermanfaat, merupakan sesuatu yang baru, sesuatu yang belum banyak diketahui, atau bahasan dari sudut pandang lain, dll.

Pembuatan peta materi

Peta materi sangat membantu dalam merumuskan keluasan dan kedalaman materi yang akan dibahas. Membuat peta materi dapat diibaratkan menggambar sebuah batang pohon yang bercabang dan beranting, semakin banyak cabang maka semakin luas bahasan materi. Sedangkan apabila kita menghendaki bahasan yang fokus dan spesifik, maka kembangkanlah bagian ranting-ranting.

Baca Juga : 

Software Bahan Ajar

Software Bahan Ajar

Software Bahan Ajar

Teknologi selalu mencakup hardware dan software. Hardware akan berguna apabila tersedia software di dalamnya, demikian pula sebaliknya software baru akan dapat bermanfaat apabila ada hardware yang menjalankannya.
Software dapat dikelompokkan menjadi tiga jenis, yaitu software operating sistem (OS), software aplikasi, dan software data atau konten. OS adalah software yang berfungsi sebagai sistem operasi, seperti DOS, Windows, Linux, dan Unix. Aplikasi adalah software yang digunakan untuk membangun atau menjalankan proses sesuai dengan perintah-perintah pemrograman, misalnya office, LMS, CMS, dll. Sedangkan data atau bahan ajar termasuk ke dalam kelompok software konten, misalnya bahan ajar baik berupa teks, audio, gambar, video, animasi, dll.

Dalam pengertian yang paling sederhana, suatu proses belajar akan terjadi apabila tersedia sekurang-kurangnya dua unsur, yakni orang yang belajar dan sumber belajar. Sumber belajar mencakup orang (nara sumber), alat (hardware), bahan (software), lingkungan (latar, setting), dll. Bahan ajar adalah salah satu jenis dari sumber belajar.
Bahan belajar merupakan elemen penting dalam elearning. Tidak ada elearning tanpa ketersediaan bahan belajar. Untuk itu, maka kemampuan seorang guru dalam mengembangkan bahan belajar berbasis web menjadi sangat penting.
Jenis Bahan Ajar

Bahan ajar adalah segala bentuk konten baik teks, audio, foto, video, animasi, dll yang dapat digunakan untuk belajar. Ditinjau dari subjeknya, bahan ajar dapat dikatogorikan menjadi dua jenis, yakni bahan ajar yang sengaja dirancang untuk belajar dan bahan yang tidak dirancang namun dapat dimanfaatkan untuk belajar. Banyak bahan yang tidak dirancang untuk belajar, namun dapat digunakan untuk belajar, misalnya kliping koran, film, sinetron, iklan, berita, dll. Karena sifatnya yang tidak dirancang, maka pemanfaatan bahan ajar seperti ini perlu diseleksi sesuai dengan tujuan pembelajaran.

Bahan belajar yang dirancang adalah bahan yang dengan sengaja disiapkan untuk keperluan belajar. Ditinjau dari sisi fungsinya, bahan ajar yang dirancang dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok, yaitu bahan presentasi, bahan referensi, dan bahan belajar mandiri. Sedangkan ditinjau dari media, bahan ajar dapat kelompokkan menjadi bahan ajar cetak, audio, video, televisi, multimedia, dan web.

Sekurang-kurangnya ada empat ciri bahan ajar yang sengaja dirancang, yakni adanya tujuan yang jelas, ada sajian materi, ada petunjuk belajar, dan ada evaluasi keberhasilan belajar.

Bahan ajar berbasis web

Sebagaimana sebutannya, bahan ajar berbasis web adalah bahan ajar yang disiapkan, dijalankan, dan dimanfaatkan dengan media web. Bahan ajar sering juga disebut bahan ajar berbasis internet atau bahan ajar on line. Terdapat tiga karakteristik utama yang merupakan potensi besar bahan ajar berbasis web, yakni;
– menyajikan multimedia
– menyimpan, mengolah, dan menyajikan infromasi
– hyperlink
Karena sifatnya yang on line, maka bahan ajar berbasis web mempunyai karakteristik khusus sesuai dengan karakteristik web itu sendiri. Salah satu karakteristik yang paling menonjol adalah adanya fasilitas hyperlink. Hyperlink memungkinkan sesuatu subjek nge-link ke subjek lain tanpa ada batasan fisik dan geografis, selama subjek yang bersangkutan tersedia pada web. Dengan adanya fasilitas hyperlink maka sumber belajar menjadi sangat kaya. Search engine sangat membantu untuk mencari subjek yang dapat dijadikan link.

Sumber : https://furnituremebeljepara.co.id/

Pengembangan Bahan Belajar berbasis Web

Pengembangan Bahan Belajar berbasis Web

Pengembangan Bahan Belajar berbasis Web

Kepala Subbidang Pendidikan Menengah dan Tinggi
Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi, Depdiknas

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) sangat pesat, menurut catatan www.internetworldstats.com/saat ini ada satu milyard pengguna internet di dunia. Penetrasi internet di Asia adalah 10%, sedangkan di Amerika mencapai 67%. Indonesia menduduki urutan ke 13 pengguna internet dunia dengan jumlah pengguna internet tahun 2006, sebanyak 18 juta orang. Angka itu mencapai 10 kali lebih besar dibanding lima tahun lalu. Tidak berlebihan apabila ada yang mengatakan bahwa TIK membawa gelombang baru menuju perubahan besar dalam sejarah kebudayaan manusia.

Tinsiri memberi perumpamaan yang sangat baik dalam menghadapi perkembangan TIK. Ia mengatakan, apabila TIK tersebut diibaratkan arus badai, maka setidak-tidaknya ada tiga kemungkinan sikap kita menghadapinya, yaitu mencoba bertahan melawan arus, hanyut terbawa arus, atau memanfaatkan arus. Dalam perumpamaan ini, sikap yang paling tepat adalah yang terakhir, memanfaatkan arus sebagai sumber energi. Demikian pula dalam dunia pendidikan. Arus TIK telah masuk ke dunia pendidikan. Hadirnya TIK di sekolah, di ruang kelas, di rumah, bahkan di kamar tidur siswa, tidak lagi dapat dibendung. Hadirnya TIK bukan lagi sebuah pilihan, kita memilih ataupun tidak, era TIK telah hadir.

TIK mempunyai potensi yang sangat besar untuk dimanfaatkan dalam dunia pendidikan. Pada blue print TIK Depdiknas, stidak-tidaknya disebutkan ada tujuh fungsi TIK dalam pendidikan, yakni sebagai sumber belajar, alat bantu belajar, fasilitas pembelajaran, standard kompetensi, sistem administrasi, pendukung keputusan, sebagai infrastruktur.

Sumber : https://galleta.co.id/

Terlihat di GeekBench, Pixel 3 Lite XL Bakal Diotaki Snapdragon 710 dan Punya RAM 6 GB

Terlihat di GeekBench, Pixel 3 Lite XL Bakal Diotaki Snapdragon 710 dan Punya RAM 6 GB

Terlihat di GeekBench, Pixel 3 Lite XL Bakal Diotaki Snapdragon 710 dan Punya RAM 6 GB

 

Terlihat di GeekBench, Pixel 3 Lite XL Bakal Diotaki Snapdragon 710 dan Punya RAM 6 GB
Terlihat di GeekBench, Pixel 3 Lite XL Bakal Diotaki Snapdragon 710 dan Punya RAM 6 GB

Belum lama ini smartphone garapan Google, yakni Pixel 3 Lite XL terlihat

muncul di GeekBench. Menurut data yang ada di GeekBench, smartphone tersebut bakal mengusung jeroan yang lebih mumpuni dari saudaranya, yaitu Pixel 3 Lite.

Yap, GeekBench mengungkap jika Pixel 3 Lite XL akan diotaki oleh Snapdragon 710. Sementara untuk Pixel 3 Lite dikabarkan akan diotaki oleh Snapdragon 670. Tak hanya penggunaan chipset saja yang lebih mumpuni, kapasitas RAM yang disematkan juga lebih besar Pixel 3 Lite XL, di mana smartphone ini akan mengusung RAM 6 GB. Untuk Pixel 3 dan Pixel 3 Lite sendiri digosipkan bakal mengusung RAM 4 GB.

Sebenarnya Snapdragon 710 dan Snapdragon 670 merupakan dua buah

chipset yang mirip. Namun, perbedaan kapasitas RAM yang digunakan membuat Pixel 3 Lite XL diprediksi akan memiliki kinerja yang lebih baik lagi. Selain itu, GeekBench juga mengungkap penggunaan Android 9 Pie pada Pixel 3 Lite XL.

Gosip lain yang beredar, nantinya Pixel 3 Lite XL akan dibekali dengan layar

berukuran 6 inch. Layar yang digunakan kemungkinan berjenis LCD dan punya resolusi 1080+ piksel.

Sejauh ini informasi dan rumor terkait Pixel 3 Lite XL masih hanya sebatas itu saja. Untuk mengetahui informasi lain yang lebih lengkap mending kita tunggu saja perkembangan beritanya.

via GSMArena

 

Baca Juga: